TANJUNG SELOR – Keberadaan traffic light di perempatan Jalan Rambutan - Durian Tanjung Selor, sudah cukup lama tidak berfungsi. Hal itupun berdampak terhadap kondisi arus lalu lintas.

Mengingat, arus lalu lintas di perempatan jalan tersebut cukup ramai. Pasalnya, rute tersebut merupakan wilayah kantor pemerintahan. Dengan tidak berfungsinya traffic light, rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan Khairul mengakui, traffic light tersebut sudah lama tidak berfungsi karena ada kerusakan.

“Insya Allah pada Februari mendatang traffic light itu sudah berfungsi,” terang Khairul kepada Harian Rakyat Kaltara, Selasa (17/1).

Menurut Khairul, saat ini traffic light masih menggunakan panel Solar Cell. Ke depan sistem itu akan dikonversikan ke listrik. Ada dua titik traffic light yang akan dikonversikan ke listrik. Yakni pertigaan Jalan Sengkawit – Katamso - Sabanar Lama. Termasuk yang di perempatan Jalan Durian - Rambutan.

Dengan keterbatasan APBD Bulungan 2023, Dishub Bulungan pun mengusulkan anggaran ke Dishub Kaltara. “Tahun ini Dishub Kaltara mengakomodir usulan kita. Untuk nilainya saya tidak tahu. Kalau melalui APBD Bulungan 2023 dialokasikan kurang lebih Rp 300 juta,” tutur Mantan Camat Tanjung Palas Tengah itu.

Terhadap alokasi anggaran dari Dishub Kaltara, untuk penambahan traffic light di Jalan Kolonel Soetadji.

“Jalan Kolonel Soetadji ini kan cukup ramai, tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas pun tinggi. Apalagi jalan ini ada perkantoran, sekolah hingga perbankan. Jadi kita usulkan ke Dishub Kaltara untuk tambah pemasangan traffic light,” jelasnya.

Dikatakan Khairul, saat ini ada beberapa traffic light yang dibangun di jalan yang berstatus jalan provinsi dan nasional. “Kalau mau pengadaan baru, biayanya cukup besar. Satu titik traffic light membutuhkan anggaran sekitar Rp 150 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Angkutan dan Terminal Dishub Kaltara Panaungi A Dewang menambahkan, sudah ada rencana untuk melakukan perbaikan terhadap traffic light yang tak berfungsi di perempatan Jalan Rambutan - Durian itu. Tetapi, aset itu masih milik Dishub Bulungan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dishub Bulungan. Jadi, mereka juga ada rencana melakukan pemeliharaan atau pergantian. Sekarang ini kita masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dishub Bulungan,” singkatnya. (*/ika/uno)