TIDENG PALE – Setelah melalui tahapan dan seleksi yang cukup panjang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KTT menetapkan 15 panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam).

Tiap kecamatan akan diisi 3 anggota Panwascam. Terhadap anggota Panwascam yang terpilih selanjutnya dilantik dan diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek). Apabila sudah dilantik, maka anggota Panwascam tersebut bisa menjalankan tugasnya, sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.

Wakil Bupati KTT Hendrik mengharapkan bisa melahirkan penyelenggara Pemilu yang memiliki kapasitas, kapabilitas dan integritas yang tinggi. Sehingga bisa mengawasi dan mencegah segala bentuk tindakan pelanggaran Pemilu 2024 mendatang.

“Kita tentu berharap, anggota Panwascam yang terpilih ini bisa melahirkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi,” singkatnya, kemarin (26/10).

Sementara itu, Ketua Bawaslu KTT Ramsyah kala dihubungi melalui sambungan telepon mengungkapkan, anggota Panwascam terpilih setelah melewati berbagai tahapan. “Di KTT ada lima kecamatan. Sehingga total anggota Panwascam sebanyak 15 orang. Karena tiap kecamatan diisi 3 anggota Panwascam,” ungkap Ramsyah.

Lanjut dia, bagi peserta yang terpilih diwajibkan untuk melengkapi berkas yang menjadi persyaratan, sebelum tahapan bimtek dilaksanakan. Seperti surat keterangan bebas narkotika dan surat keterangan sehat secara rohani.

“Rangkaian bimtek dan pelantikan dimulai pada 28-30 Oktober nanti. Setelah dilantik, tugas Panwascam untuk pengawasan verifikasi partai politik, yang akan berakhir pada 4 November,” jelasnya. (*/mts/uno)