TARAKAN – Meskipun anggota DPR RI Effendi Simbolon sudah memberikan pernyataan maaf, kekecewaan dari TNI masih dirasakan hingga ke satuan bawah.

Di Tarakan, dengan jumlah aparat TNI terbanyak di Kaltara dan dari semua satuan, TNI AD, TNI AL dan TNI AU selalu menjaga sinergitas. Termasuk dengan Polri dan instansi pemerintahan hingga masyarakat.

Kegiatan sinergitas dilakukan untuk menyambut HUT ke-77 TNI, melalui kegiatan bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan. Dihadiri puluhan parajurit Kodim 0907 Tarakan, Yormarhanlan XIII, Lanud Anang Busra dan Batalyon Raider 613 Raja Alam. Bertujuan untuk menjaga silaturahmi antar TNI melalui kegiatan bersama.

“Kami di satuan bawah tak pernah merasa adanya disintegrasi. Antara kami di jajaran TNI, selalu solid di bawah maupun di atas. Kalau kami melihat yang disampaikan (Effendi Simbolon menyebut TNI gerombolan), memang itu tidak benar. Kami bukan gerombolan atau ormas. Jangankan TNI, di instansi lain pun, ormas maupun organisasi kepemudaan pasti tak terima disebut gerombolan,” tegas Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana, Rabu (14/9).

Ia menegaskan, pernyataan gerombolan merupakan definisi dengan konotasi negatif. Padahal sejumlah kegiatan yang dilakukan bersama-sama unsur TNI lainnya. Sehingga, yang dirasakan dengan kondisi saat ini. Diantaranya memasuki tahun politik, pasti ada pihak yang mau merusak kondusivitas dan solidaritas TNI.

Pihaknya khawatir, nantinya bisa tercipta opini TNI tidak solid. Pilar bangsa yang ada saat ini, TNI/Polri yang menjaga garda terdepan dan keutuhan pertahanan maupun kondusifitas wilayah.

“Kalau TNI ini digerogoti, maka negara kita akan gampang sekali dihancurkan pihak yang tidak bertanggung jawab. Perlu selalu menyampaikan ke masyarakat, dukung, bantu dan jaga solidaritas TNI,” harapnya.

Hal yang sama disampaikan Pasiter Kodim 0907 Tarakan, Kapten Inf Fakih yang mengatakan, prajurit TNI tetap solid. Jika ada pernyataan yang sifatnya menjelekkan seperti kata gerombolan atau tidak kompak, itu tidak benar.

“Kami setiap kegiatan selalu bersama, bersinergi di lapangan. Jangankan sesama unsur TNI, kami ke masyarakat saja dengan kepolisian tetap solid. Kami secara manusia biasa, kami sakit hati. Tolong hal-hal seperti itu jangan dimunculkan lagi, jangan menimbulkan hal-hal disintegrasi bangsa,” singkatnya. (sas/uno)