TANJUNG SELOR - Meski sudah dilaksanakan vaksinasi terhadap guru, Sekolah Dasar (SD) 001 Desa Long Peso belum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh. Sebab masih mengejar pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar yang berusia 6-11 tahun.

Pantauan media ini pada Jumat (21/1), murid SD 001 Long Peso sangat antusias mengikuti vaksinasi. Kepala SD 001 Peso La'an Laing mengatakan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun baru pertama dilakukan di desa itu. Sebanyak 50 anak SD 001 Peso mengikuti vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 akan dibagi menjadi dua hari. Hari pertama dikhususkan untuk pelajar yang berdomisili di Desa Long Peso, sedangkan untuk hari kedua bagi pelajar yang berdomisili di desa tetangga yakni Desa Muara Pangean.

Meski seluruh guru telah divaksin, pihak sekolah belum dapat melaksanakan PTM secara penuh. Sebab semua muridnya baru divaksin. Dengan adanya vaksinasi Covid-19, PTM 100 persen dapat segera dilaksanakan.

"Selama ini kami PTM masih 50 persen, setelah vaksinasi ini kita harap bisa PTM 100 persen," terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Long Peso Pulinop Jaui mengatakan, cakupan vaksinasi Covid-19 di Long Peso sudah mencapai 90 persen. Cakupan tersebut, untuk dosis pertama, sedangkan untuk dosis kedua sudah di atas 50 persen. Dengan cakupan tersebut, ia menginginkan agar wilayahnya juga mendapatkan alokasi vaksin dosis ketiga atau booster.

"Kita lakukan vaksinasi agar kasus Covid-19  dapat terus ditekan dan penyebaran Covid-19 di wilayah hulu sungai Kayan dapat dikendalikan," ujarnya.

Di Desa Long Peso, peningkatan kasus sempat terjadi di tahun 2021, seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Bulungan. Terbanyak, tambahan 30 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat itu. Jika melihat jumlah penduduk, maka kasus dan penambahan itu cukup besar.

"Jumlah penduduk hanya 758 jiwa. Jadi kalau dilihat memang besar penambahan kasusnya. Itu puncaknya di bulan Agustus 2021," bebernya.(fai/udi)