TARAKAN - Polres Tarakan berkomitmen untuk memberantas segala jenis narkotika. Hingga kini target khusus terus dilanjutkan, dalam hal pengungkapan penyalahgunaan narkotika.

“Kami usahakan Tarakan zero narkotika. Setiap tahun kami punya target dalam setiap pengungkapan. Juga bekerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) Tarakan dan Kaltara. Namanya narkoba ini tersembunyi. Selama Tarakan bisa dibilang tempat transit narkotika, pasti ada pemakai,” tegas Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, Kamis (20/1).

Polres Tarakan lakukan pemusnahan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan ganja. Total ada 1.037,61 gram sabu dan 31,83 gram ganja yang dimusnahkan. Pemusnahan sabu dilakukan dengan cara dilarutkan ke dalam air dan ganja dimusnahkan menggunakan mesin blender.

Kelima tersangka yang berhasil diamankan turut menyaksikan pemusnahan tersebut dengan didampingi penasehat hukumnya. Sebelumnya, narkotika tersebut dinyatakan positif usai dilakukan uji laboratorium oleh Labkesda Tarakan.

Kasat Resnarkoba Polres Tarakan Ipda Dien Fahrur Romadhoni menambahkan, ada tiga perkara dalam pemusnahan narkotika tersebut. Sebelumnya, pihaknya mengamankan tersangka berinisial AA saat sedang bermain bulu tangkis di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah pada Desember lalu. 

Dari tangan AA, polisi juga menyita narkotika jenis ganja 34,72 gram. “Berat total ganja ini sebanyak 34,72 gram. Disisihkan untuk pemeriksaan labotatorium 1,89 gram dan 0,5 gram di persidangan,” sebutnya.

Setelah itu, tim opsnal Resnarkoba Polres Tarakan mengungkap sebanyak 992,56 gram sabu dari dua tersangka yakni AN dan SR. Kedua tersangka diamankan di salah satu hotel Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selumit, Tarakan Tengah sekitar pukul 20.00 Wita, 27 Desember lalu. 

Modus tersangka AN menyembunyikan sabu di dalam alat pengeras suara. Dari total barang bukti tersebut, dimusnahkan 991,56 gram. Sisanya 10 gram digunakan untuk uji laboratorium dan di persidangan.

Sementara, lanjut Dien, barang bukti sabu 48,55 gram diamankan dari kedua tersangka berinisial JM dan RM. Untuk sabu yang dimusnahkan 47,55 gram. Diketahui kedua tersangka diamankan saat sedang berada di atas sepeda motor di Jalan Purna Bhakti RT 19, Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah, sekitar pukul 09.30 Wita, 3 Januari lalu. 

“Tiga perkara ini akan kami segerakan untuk tahap dua atau P21 di Kejaksaan Negeri Tarakan. Setelah itu dilanjutkan ke persidangan,” jelasnya.

Terkait pengembangan perkara, Dien mengakui sudah mengamankan tersangka yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun pada perkara sabu 900 gram masih dilakukan pendalaman kembali. (sas/uno)