TANJUNG SELOR – Proses pembangunan gedung DPRD Kaltara diagendakan terlaksana tahun ini. Dengan alokasi anggaran yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sebesar Rp 120 miliar. 

Untuk pembangunan gedung tersebut, jika ditotal hingga tuntas pengerjaan dibutuhkan anggaran Rp 230 miliar. Namun pengerjaan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama tahun ini dengan anggaran Rp 120 miliar dan sisanya tahun depan. 

“Dua tahun target selesai semua. Tahap awal lebih 50 persen dikerjakan,” terang Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara Denny Harianto, Senin (17/1).

Menurut Denny, secara administrasi dan grand design sudah selesai. Bahkan landscape dan lahan parkir sudah didesign pihak terkait. Termasuk furniture di dalam bangunan pun disiapkan.

“Rencana gedungnya dua tingkat. Yang lebih memahami adalah dinas terkait,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara Datu Iman Suramenggala meyakini pembangunan akan selesai pdaa 2023 mendatang. Pemprov Kaltara, melalui BKAD dan DPUPR Perkim Kaltara sudah komitmen untuk menyelesaikan pembangunannya. 

“Dengan adanya MoU, maka proses pembangunan bisa berjalan. Yang jelas kita akan kejar. Lokasinya di Gunung Seriang Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Tepatnya di Kawasan Pusat Pemerintahan,” jelasnya.

Minimal, gedung bisa fungsional. Sesuai MoU, pada 2023 mendatang dapat selesai 100 persen. Jika di akhir 2022 sudah bisa fungsional, maka akan ditempati. Sembari menyelesaikan finishing lainnya. (fai/uno)