TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan memiliki tanggungjawab di bidang pendidikan. Dengan dilantiknya Kepala Disdikbud Bulungan Suparmin Seto, agar dapat menuntaskan persoalan yang menjadi atensi Bupati Bulungan Syarwani. 

Hal yang diminta Bupati terkait penuntasan vaksinasi pelajar dan membenahi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Mengingat, untuk vaksinasi pelajar sangat diperlukan saat penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). Diakui Suparmin, vaksinasi juga terus dilanjutkan pada satuan pendidikan. 

Berdasarkan data vaksinasi, sesuai aplikasi sistem dari kementerian untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bulungan sudah 80 persen. Tinggal jenjang SD yang saat ini sedang dikebut. “Vaksinasi pada satuan pendidiikan tingkat SD proses berjalan terus,” ungkapnya, Kamis lalu (6/1).

Saat ini, menurut Suparmin, menunggu kesiapan vaksinasi dan tenaga kesehatan (Nakes). Bahkan, sinergitas dengan seluruh Forkopimda, TNI/Polri, Satgas, Dinkes semua bergerak. “Demi capaian angka yang ditargetkan,” imbuhnya.

Satuan pendidikan pun diminta agar tetap terapkan protokol kesehatan. Meskipun saat ini Bulungan sudah memasuki level 2. Sekolah agar tidak mengabaikan protokol kesehatan bagi pelajar yang ingin mengikuti PTM. 

Selain persoalan vaksinasi di dunia pendidikan, Bupati ingin memastikan program proiritas maupun kegiatan yang menjadi sumber sistem pembangunan daerah dapat berjalan. 

Disdikbud agar menyiapkan langkah praktis. Harus memastikan dapodik dapat dituntaskan paling lambat Maret 2022. Termasuk melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dalam pengolahan data yang terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan. (*/mts/uno)