KETERSEDIAANBahan Bakar Minyak (BBM) di Kaltara, dipastikan tidak mengalami kenaikan, selama liburan maupun perayaan Natal dan Tahun Baru 2022. Termasuk ketersediaan BBM untuk speedboat regular dan non regular, yang sempat mengalami kenaikan permintaan, di masa liburan. 

Sales Branch Manager V Kaltimut Fuel Pertamina Tarakan, Azri Ramadhan Tambunan menjelaskan, distribusi BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB) penjualan masih berkisar 500 Kilo Liter (KL) per bulan. Angka ini masih normal dan tidak ada kenaikan signifikan, meskipun saat liburan Natal dan Tahun Baru 2022 lalu. 

“Masih di angka normal dan tidak ada permintaan kenaikan. Tapi, untuk pasokan BBM di akhir tahun ini kami pastikan mencukupi hingga 13 hari sejak minggu lalu,” terangnya, Rabu (5/1).

Ia pun mengakui, tidak ada keluhan masyarakat. Terkait pasokan dan ketersediaan BBM yang dikeluhkan pengelola speedboat regular dan non regular untuk distibusi yang dilakukan. Mesti menjadi konsumen reguler, speedboat bukan menjadi prioritas.

Lebih lanjut, kata Azri, semua layanan Pertamina terhadap konsumen sama dan tidak ada prioritas. Semua speedboat yang membeli BBM memiliki hak yang sama dan sesuai prosedur. “Prosedurnya kan belum BBM cuma bawa uang saja,” imbuhnya. 

Disisi lain, pihaknya melalui lembaga penyalur resmi berskala kecil juga mnyediakan Pertashop. Terakhir, pihaknya menghadirkan satu unit Pertashop untuk masyarakat di Kelurahan Juwata Krikil, Tarakan Utara. 

Selain untuk masyarakat di wilayah laut, pihaknya sudah menambah jumlah Pertashop di wilayah pesisir akhir Desember lalu. “Sebelumnya masyarakat harus menempuh jarak 8 Kilometer untuk sampai ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) terdekat,” jelasnya.

Namun saat ini masih terdapat wilayah yang belum dijangkau oleh Pertashop. Sehingga kesempatan bagi masyarakat, untuk berwirausaha masih terbuka lebar. Meski demikian, untuk membuka usaha Pertashop diperlukan modal yang cukup terjangkau dengan persyaratan yang terhitung mudah. 

“Dengan adanya Pertashop ini, kami harapkan dapat membantu menggerakan perekonomian warga setempat,” tuturnya. (sas/uno)