TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum mengikuti rapat koordinasi (Rakor) virtual Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (16/12). 

Gubernur mengungkapkan, OJK optimistis program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa terserap sepenuhnya di akhir tahun ini. Adapun target penyaluran KUR mencapai Rp 285 triliun, dari target sebelumnya Rp 253 triliun.

Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil rapat terakhir, mengenai tingginya realisasi KUR di penghujung tahun ini. Meski begitu, gubernur tidak menyebut nilai penyaluran KUR terakhir yang dimaksud.

Pemerintah daerah dipersilakan mengajukan program pembiayaan yang diperlukan. Dalam hal ini, KUR UMKM di Kaltara juga akan difasilitasi oleh Pemerintah Pusat. Namun, harus disertai dengan ketentuan yang berlaku. “Yang tentunya dalam kategori (peserta) UMKM,” ujar Gubernur. 

Karena itu, Gubernur meminta TPAKD di Kaltara untuk gerak cepat. Dalam melakukan edukasi maupun pendampingan, terhadap pelaku UMKM yang membutuhkan akses pembiayaan. Hal ini bertujuan agar mereka bisa terhindar dari jerat rentenir ataupun pinjaman online ilegal.

“Bahkan, kalau ada di daerah KUR yang belum mendapatkan pembiayaan apapun segera diinformasikan,” tuntas Gubernur. (dkisp-kaltara)