TANJUNG SELOR – Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, pada 10 Oktober lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara menggelar seminar kesehatan mental. Dengan mengangkat tema Mental Health In An Unequal World atau Kesetaraan Dalam Kesehatan Jiwa untuk Semua. 

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Dr Yansen TP M.Si hadir membuka kegiatan seminar tersebut, Kamis (9/12). Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinkes Kaltara Usman, Rektor Universitas Kaltara (Unikaltar) Prof. Dr. Ir. Abdul Jabarsyah, M.Sc, para narasumber dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Kalimantan Timur dan Himpunan Psikologi Kaltara.

Wagub Yansen menginginkan agar seluruh pihak dapat bersinergi meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa di semua tingkatan. “Saya mengajak setiap orang untuk peduli terhadap kesehatan jiwanya. Sebab dalam situasi sekarang ini, pandemi tidak hanya menyerang kesehatan fisik. Tetapi juga kesehatan mental dan emosional,” jelas Yansen.

Yansen berpesan, untuk meningkatkan aktivitas yang positif seperti beribadah dan berolahraga. Sebagai bentuk upaya dalam mencegah masalah kesehatan mental. Tidak lupa ia mengajak seluruh peserta untuk bersikap optimis. Menurutnya, sebuah tindakan yang hebat bermula dari rasa optimis akan keberhasilan.

“Tetap semangat, jaga kesehatan mental kita, dan bahagia,” imbuhnya. 

Ketua Panitia Agust Suwandy menyampaikan tema peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dipilih dengan alasan, masalah kesehatan jiwa merupakan masalah yang universal. Yakni banyak dialami oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Terlebih lagi di masa pandemi ini. Dimana sebuah data menunjukkan bahwa kasus depresi dan ansietas selama pandemi meningkat,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan momentum untuk mengkampanyekan hak atas pelayanan kesehatan jiwa. Yang berkualitas serta mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama berupaya mencegah dan mengendalikan masalah kesehatan jiwa. Karena setiap orang berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa yang berkualitas. (gg/dkisp-kaltara)