TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum menekankan pentingnya masyarakat berperan aktif melestarikan kebudayaan bersama pemerintah daerah. 

Hal itu disampaikan gubernur saat menghadiri dan membuka Festival Kesultanan Bulungan, Minggu lalu (5/12). “Kita harus melestarikan budaya yang dimiliki di Kaltara ini. Jangan sampai punah, jangan sampai anak cucu kita tidak tahu,” ujarnya. 

Gubernur berterima kasih kepada Datu Dissan dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan Festival Kesultanan Bulungan. “Saya berterima kepada yang mulia Datu Dissan dan seluruh panitia. Yang nantinya banyak kegiatan di festival ini, baik tari, musik dan makanan khas Kesultanan Bulungan. Bisa dicicipi bersama bagaimana cita rasa masakan dari Kesultanan Bulungan ini,” ungkap Gubernur. 

Sementara itu, Datu Dissan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara dalam melestarikan kebudayaan Bulungan. Salah satunya membiasakan penggunaan atribut lokal yang saat ini menjadi tren hingga sering dipesan oleh pejabat pusat.

“Beliau (Gubernur) sangat antusias dan peduli. Bahkan saat beliau masih aktif sebagai Wakapolda, kebiasaan menggunakan singal (ikat kepala Bulungan) itu salah satu yang jelas kelihatan dan jadi ciri khas kita. Wakil Gubernur pun demikian, kita sama-sama putera daerah. Jadi kedua-duanya sangat ideal sekali membangun Kaltara ini,” ungkap Pemangku Sultan Bulungan ini.

Dirinya mendorong agar masyarakat suku Bulungan terus medukung pemerintah daerah, yang saat ini peduli terhadap kebudayaan Benuanta. “Kita support Gubernur maupun Wakil Gubernur, harus bergandengan dengan pemerintah daerah. Saya sangat harapkan untuk kembali dibangunnya istana kesultanan, agar bisa menjadi pusat studi budaya dan sejarah,” tuturnya. 

Perihal dibangunnya istana kesultanan, karena ini perintah Presiden Joko Widodo saat diundang ke Istana Negara. “Meminta kami para penerus Kesultanan Bulungan, agar menggenjot pemerintah daerah. Baik Bupati maupun Gubernur, agar bisa mewujudkan dan menjadi kebanggaan masyarakat Bulungan dan Kaltara pada umumnya,” tutup Dissan. (CHAI/dkisp-kaltara)