TIDENG PALE – Bangunan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, yang terkesan tidak difungsikan, akan dioptimalkan penggunaannya. Agar asas manfaatnya bisa dirasakan untuk kepentingan pemerintah daerah. 

Dikatakan Bupati KTT Ibrahim Ali, aset yang belum dioptimalkan fungsinya menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Jadi, kalau tak kita manfaatkan, maka akan menjadi catatan terus bagi pemerintah daerah,” jelas Bupati, Jumat ( 3/12). 

Adapun, aset yang belum dimaksimalkan fungsinya seperti bangunan TKSD di Kecamatan Tana Lia. Bangunan ini, sesuai pendirian awal akan dijadikanboarding school bagi anak TK. 

“Bangunan itu nanti kita akan berdayakan menjadi kantor Kecamatan,” ujarnya. Selain itu, ada juga bangunan di Sesayap Hilir. Tepatnya areal bangunan SMPN Terpadu Unggulan Satu KTT. Terdapat bangunan yang rencana dijadikan gedung karantina, tapi tidak jadi. 

“Ada sekitar enam gedung yang sudah tidak bisa dimanfaatkan sama sekali. Plafonnya sudah rusak. Nah, ini yang akan direnovasi kembali. Mungkin nanti OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kearsipan dan perpustakaan. Kantornya tetap di Tideng Pale, perpustakaannya akan dipindahkan ke Sesayap Hilir,” ungkap Ibrahim. 

Termasuk juga gedung KNPI di Tideng Pale, akan diubah konsepnya menjadi pusat galeri kesenian. Tujuanya, ketika ada tamu yang datang ke KTT, dinas terkait bisa mengarahkan sekedar menampilkan hasil kesenian warga. (*/mts/uno)