NUNUKAN -Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, sekitar 1.000 Liquid Petroleum Gas (LPG) alias elpiji Petronas Malaysia segera didatangkan. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan.

Camat Krayan Induk Heberly menuturkan, suplai bahan kebutuhan pokok untuk Krayan bisa dipastikan aman, dalam menyongsong Natal dan perayaan Tahun Baru 2022. “SOA Barang untuk Krayan masih ada didapatkan dari program Jembatan Udara (Jembara). Meski SOA di Pemkab Nunukan sudah habis. Kita juga sudah mendatangkan pasokan bahan makanan dari Malaysia,” ujarnya, Kamis (2/12).

Kerja sama koperasi Krayan dalam pemenuhan kebutuhan warga cukup membantu. Dalam mengatasi kekurangan selama ini, yang sering dikeluhkan di wilayah berbatasan darat langsung dengan Malaysia ini. Sejauh ini, kerja sama dengan azas kekerabatan dan kemanusiaan cukup lancar. Malaysia selalu membantu memudahkan suplai.

“Jadi kalau bahan makanan, sudah mencukupi. Kita juga dikirim banyak material bangunan dalam program kerja sama dengan negara tetangga,” ujarnya. 

Kendala saat ini ada pada stok BBM dan gas LPG 3 kg dan 12 kg Pertamina. Meski BBM ada, masyarakat Krayan masih harus antre berjam-jam, dengan jatah 3-5 liter per orang. Sementara untuk LPG, PT Pertamina pernah terhambat dalam pengiriman. Akibat pesawat pengangkut LPG yang maintenance selama sekitar 2 bulan.

Permasalahan yang disinyalir akan menjadi masalah jelang Natal ini, sebenarnya sudah diantisipasi dengan kerja sama tersebut. “Sayangnya itu masih ada kendala registrasi. Kita sudah mengirim tong kosong ke sana, refillnya sudah siap dikirim ke Krayan dan masih menunggu konfirmasi untuk bisa dikirim,” jelas Heberly.

Kendala suplai LPG Petronas juga diamini oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Perbatasan Indonesia (Asppindo) Krayan Novliana. Ia menjelaskan, saat ini persoalan suplai tengah menjadi keraguan otoritas setempat. Berkaitan dengan event akbar Pemilihan Raya/Pilkada yang diselenggarakan 12 Desember mendatang. “Mendatangkan LPG Petronas Malaysia ke Krayan ditakutkan menjadi isu panas yang dilarikan ke politik. Itu salah satu alasan, mengapa suplai dari Malaysia belum ada kejelasan,” tutur Novliana.

Novliana memastikan, tabung tersebut kini sudah tersedia di Malaysia dan siap kirim. “Barangnya sudah ada di Serawak tinggal dikirim ke Bakelalan. Itu ada sekitar 1.000 LPG dan kita masih menunggu tarikh (tanggal) yang dijadwalkan oleh mereka. Mungkin setelah Pemilihan Raya selesai,” tutupnya. (*/lik/*/viq/uno)