TIDENG PALE – Desa Sepala Dalung di Kecamatan Sesayap Hilir diresmikan sebagai Desa BERSINAR (Bersih dari Narkoba) oleh Bupati KTT Ibrahim Ali bersama Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Samudi, Selasa (30/11). 

Penunjukan Desa BERSINAR merupakan kali pertama di Kaltara. Menurut Bupati, pertimbangan dinobatkan Desa Sepala Dalung sebagai Desa BERSINAR, dengan melihat beberapa aspek. Meliputi potensi kerawanan, letak demografi, situasi keamanan dan kondisi sosial masyarakat. 

“Peredaran narkotika itu tidak memandang usia maupun latar belakang. Bisa masuk semua lini, baik orang dewasa, remaja bahkan anak-anak. Dengan modus operandinya bergerak secara sistematis,” terang Bupati. 

Penyumbang suplai narkotika terbanyak di Kaltara, diduga bersumber dari negara tetangga Malaysia melalui Tawau. KTT menjadi salah satu daerah incaran dan target pemasaran. 

“Sejak awal kepemimpinan, saya sudah tegaskan kita tidak pernah main-main dengan urusan narkotika ini. Jika ada ASN terlibat, maka pencopotan yang berujung pemecatan akan kita lakukan, sesuai aturan yang ada,” tegas Ibrahim. 

Dampak penyalahgunaan narkotika, bukan hanya pada manusia, tetapi juga aspek ekonomi. Terjadinya pencurian dimana-mana, tidak lepas kaitan dan pengaruh dari narkotika. Kemudian anak-anak, jika terjerumus dalam penyalahgunaan barang haram tersebut berdampak dapat merusak generasi muda. 

Ke depanya, Bupati berharap ada desa-desa lain yang bisa berantas narkoba. Sebagaimana visi-misi Bupati dan Wakil Bupati KTT, salah satunya mewujudkan desa bebas Narkoba. Adapun, wilayah yang menjadi atensi peredaran barang terlarang ini, seperti Desa Tideng Pale dan Tideng Pale Induk. 

Jika ada perangkat desa yang bisa realisasikan desa ini menjadi wilayah bebas narkoba, maka pemerintah daerah akan memberikanreward. Berupa tambahan anggaran untuk pembangunan desa, terpenting komitmen dan kerja sama. 

Sementara itu, Kepala Desa Sepala Dalung Suriansyah menyambut baik atas penunjukan desanya sebagai Desa BERSINAR. Kades bersama perangkat desa maupun masyarakat setempat akan menjadi garda terdepan memberantas narkotika. 

“Kami bersedia menjadi garis depan berantas narkotika di Desa Sepala Dalung. Penyematan Desa BERSINAR ini dapat kami pertahankan dan ditingkatkan,” ungkap Suriansyah. 

Rasa haru sekaligus bangga, atas penunjukan desa tersebut menjadi percontohan. Mengingat, ini menjadi desa pertama di Kaltara. Suriansyah mengakui, akan terus bangun komunikasi lintas lembaga, baik itu dengan pemkab termasuk keamanan. 

Alhamdulillah, ini semua atas dukungan dan kerja sama masyarakat. Ke depannya akan kami tingkatkan dan intens edukasi kepada anak-anak dan pemuda, terkait bahaya narkoba,” imbuhnya. (*/mts/uno)