TARAKAN - Tersangka kasus penganiayaan di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) pada 25 November lalu kembali diamankan. Pria berinisial LS diamankan di perairan Kabupaten Nunukan, saat berada di dalam speedboat non reguler, sekitar pukul 12.30 Wita, (30/11).

“Satu orang ini termasuk dalam salah satu pelaku yang terlibat kasus pengeroyokan dan penikaman di THM SG,” kata Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi.

Ia menegaskan, keberadaan tersangka itu merupakan proses pelarian dari pengejaran polisi. Di dalam speedboat tersebut tidak ada rekan tersangka yang turut melakukan penganiayaan. “Selanjutnya akan melakukan pengembangan dan melakukan pemeriksaan pada tersangka. Setelah itu baru bisa melangkah ke arah pelaku lain,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, tersangka ini turut melakukan pemukulan pada korban. Dengan cara memukul korban secara membabi buta di dalam hall serta dekat pintu keluar THM. 

Pengejaran pada 3 calon tersangka lain masih terus dilakukan. Tersangka sebelumnya berinisial PL dan LS hanya mempunyai hubungan pertemanan biasa, yang sering bertemu di dalam THM tersebut. “Tersangka LS ini usai kejadian sudah lari ke luar Tarakan. Untuk yang menikam masih dalam pengejaran kami,” tegasnya. Dengan sudah diamankan dua tersangka, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya. (sas/uno)