TIDENG PALE –Peringatan HUT ke-50 Korpri, Bupati KTT Ibrahim Ali didaulat menjadi inspektur upacara (Irup) di Pendopo Djafarudin Jalan Padat Karya, Senin pagi (29/11). 

Dikatakan Ibrahim, keberadaan Korpri sangat tergantung kepada program-program yang bermanfaat untuk anggotanya. “Saya meminta kepada seluruh pengurus Korpri, untuk kembali aktif membuat program kerja. Yang berdampak positif bagi para ASN (Aparatur Sipil Negara),” ujar Ibrahim. 

Menurut Ibrahim, ada banyak program Korpri yang mesti diselaraskan sampai tingkat daerah. Seperti program bantuan hukum, advokasi, pelatihan ASN, persiapan pensiun, MTQ, Pekan Olahraga Korpri, toko online Korpri, umrah dan Mars Korpri. “Ini yang harus terus kita kembangkan,” imbuh Bupati. 

Kegiatan yang mendukung peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme para abdi negara, perlu dimasukkan dalam skala yang masif dan berkelanjutan. Agar mampu menciptakan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, bagi Bumi Upuntaka-- sebutan lain KTT. 

Korpri harus terus menjaga orbitnya, agar marwah seluruh anggotanya dan pengurus tetap terjaga. Korpri tetap merupakan organisasi kedinasan, yang dalam Undang-Undang ASN Pasal 126 sudah mendapatkan amanah khusus harus dilaksanakan. 

Undang-undang ini, lanjut Ibrahim, menjadi pedoman bagi semua. Agar Korpri bisa melayani 4,1 juta ASN secara inovatif, tuntas dan akuntabel. “Kita ketahui bersama, tantangan dinamika ke depan akan penuh turbulensi, dinamika dan perubahan yang sering tidak terduga. Sehingga diperlukan kerja sama semua komponen dalam mewujudkan tujuan berbangsa dan bernegara,” terang Bupati. 

Korpri  dapat memainkan peran strategis, karena pengabdian merupakan tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara.(*/mts/uno)