TANJUNG SELOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar konferensi untuk memilih ketua kemarin (27/11). Konferensi PWI Kaltara ke-I mengangkat tema Profesionalisme dan Solidaritas Wartawan Wujudkan Pers Berkualitas' berjalan lancar.

Dihadiri sejumlah stakeholder, di antaranya Gubernur Kalimantan Utara, yang diwakili Sekretaris Provinsi Kaltara Suriansyah. Komandan Korem 092 Maharajalillah, yang diwakili Kapenrem Andi Nasharuddin. Serta Wali Kota Tarakan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setkot Tarakan, Drs Tarmiji MH. Turut hadir juga, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami dan juga Wartawan se Kaltara serta pimpinan media cetak di Kaltara.

Dalam konferensi itu, Nicky Saputra terpilih sebagai Ketua PWI Kaltara Periode 2021-2026, mengungguli pesaingnya, Mansur dan M Rusman.

Ketua PWI Kaltara terpilih Nicky Saputra mengatakan, sejumlah agenda akan dilaksanakan. Salah satunya adalah melaksanakan roadshow ke 5 kabupaten dan kota. "Untuk mengenalkan PWI dan meningkatkan solidaritas organisasi," ungkapnya, Sabtu (27/11).

Sesuai visi dan misinya, yakni menjalankan organisasi sesuai dengan aturan yang ada. Serta bekerja dengan baik, Nicky menegaskan bahwa anggota yang masuk PWI adalah anggota yang benar-benar bekerja.

"Dalam organisasi ini adalah teman-teman yang tipikalnya pekerja. Saya menghindari ada yang hanya numpang nama. Ini organisasi bekerja dan bergerak. Kita lebih banyak berdiskusi dengan tim yang terbentuk nantinya," tegasnya.

Kepengurusan di tahun digitalisasi. Dan saya meyakinkan kepada kepala daerah bahwa wartawan ini adalah wartawan yang profesional. Maka dari itu roadshow dilakukan.

"Dengan begitu, wartawannya dikenal luas oleh pemerintah," ujarnya

Bersama tim, pihaknya akan memperbaiki administrasi. Salah satunya bersurat ke perusahaan media. Utamanya pada keredaksian. Untuk memperbaiki administrasi keanggotaan dari redaksi berbagai media di Kaltara.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi, PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh, memberikan apresiasinya kepada ketua terpilih. Diharapkan PWI ke depan bisa lebih baik dan menjalankan tugas sebaik mungkin.

Ia juga meminta, agar wartawan senior yang sudah mengabdi selama 25 tahun dapat diusulkan untuk menerima Press Card Number One (PCNO) atau kartu pers nomor satu. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan kepada insan pers yang telah menunjukkan kinerja profesional, berdedikasi, pengorbanan kepada dunia pers, kemerdekaan pers, dalam tahun-tahun pengabdiannya.

"Pengurus yang baru di Kaltara, saya minta untuk mengusulkan  wartawan seniornya. Apalagi, saya melihat banyak wartawan senior di sini. Dan mereka bisa diusulkan," jelasnya.(fai/udi)