TIDENG PALE - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), perdana di Tana Tidung akan dilaksanakan pada Maret 2022.

TMMD merupakan, wujud daripada operasi bhakti TNI. Termuat dalam program terpadu lintas sektoral antara TNI dan Pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Rapat paripurna, mengenai rencana kerja ini secara daring, bersama dengan mabes polri, jajaran TNI dan masing-masing perwakilan pemerintahan yang diikuti oleh kepala daerah.

Di KTT, rapat paripurna yang dilaksanakan melaliui zoom miting,bertempat di ruang media center KTT dihadiri oleh wakil Bupati, Hendrik. Ditemui usai mengikuti rapat tersebut, kata Wakil Bupati, TMMD merupakan perdana di KTT.

Bertajuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), Republik Indonesia (RI) tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011, tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Pemerintah Tana Tidung, telah menganggarkan kegiatan TMMD di tahun 2021. Jadi, kebetulan pelaksanaan TMMD ini dilaksanakan pada 2022, maka pemkab Tana Tidung tidak kesulitan dalam penganggarnya, karena sudah ada slotnya masing-masing.

"Nanti kekurangan anggaran itu, tinggal kita masukkan ke dalam anggaran murni. Kemudian anggaran yang sekarang ini kita geser ke tahun 2022," kata Hendrik. Kamis (25/11).

Nominal anggaran yang disediakan pemkab KTT, kata dia sekitar Rp 1 miliar. Adapun, sasaran dari TMMD memilih Kecamatan Muruk Rian tepatnya ada di Desa Safari dan Rian Rayo.

"Di Safari akan dikerjakan rehabilitasi Masjid dan Gereja. Sementara di Desa Rian Rayo akan direhap sekitar lima unit rumah layak huni," sebutnya.(mts)