NUNUKAN – Provinsi Kalimantan Utara masih menyimpan beragam potensi yang jika dikelola dengan maksimal, mampu mendongkrang berbagai sektor. Seperti sektor ekonomi dan wisata, yang keduanya saling berkaitan erat.

Letak geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Negeri Jiran, Malaysia dan wilayah pedalamannya ternyata menyimpan pesona alam yang indah nan eksotis.

Lumbis Pansiangan, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Nunukan berbagi tapal batas dengan Pegalungan, Sabah, Malaysia. Di sebelah utara terdapat kota-kota besar, diantaranya Ngabawan, Keningau dan Tenom. Dari Keningau ke Kota Kinabalu hanya membutuhkan waktu satu jam. Wilayah yang berkontur lereng-lereng dan vegetasi hutannya yang masih rimbun serta dialiri sungai. Sebagai salah satu urat nadi kehidupan masyarakat setempat. Menjadikan Kecamatan Lumbis Pansiangan miliki potensi wisata alam yang luar biasa.

Melihat peluang tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan baru-baru ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Lumbis Pansiangan. Hal itu berkaitan agenda launching Paket Wisata Gerbang Satria Arung Jeram dan Jetski di Bangsal Desa Sumantipal, Kecamatan Lumbis Pansiangan, Sabtu lalu (20/11).

Kedatangan Gubernur Kaltara turut didampingi Bupati Nunukan, Sekretaris Kabupaten Nunukan, Wakil Ketua DPRD Kaltara, Ketua DPRD Nunukan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Forkopimda, Kepala Desa di 13 desa di Kecamatan Lumbis Pansiangan, tokoh adat setempat dan Presiden Rumpun Murud Malaysia.

Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum berkesempatan untuk kunjungan di kecamatan tersebut. Gubernur Zainal mengajak semua masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Telah ditempatkan di sebuah daerah yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa, sebagai sebuah berkah untuk masyarakat Kaltara.

“Kita sangat bersyukur bisa tinggal di Kaltara. Karena Kaltara ini merupakan serpihan surga yang diturunkan oleh Tuhan ke Kaltara,” jelas orang nomor satu di Kaltara.

Menurut pria yang memiliki hobi bermain jetski ini, Paket Wisata Gerbang Satria ini merupakan kejelian Camat Lumbis Pansiangan. Yang mampu melihat peluang di daerahnya dan mewujudakan bersama masyarakat Lumbis Pansiangan. Sebagai tempat yang mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada Pak Camat yang inovatif dan kreatif, melihat potensi alam yang ada di wilayahnya. Saya harapkan akan muncul camat-camat yang lain seperti pak Lumbis (Camat Lumbis Pansiangan) ini,” tuturnya. 

Gubernur Zainal mengatakan, untuk semakin meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun dari negara tetangga, Malaysia. Perlu adanya peningkatan mutu secara bertahap dan melakukan promosi yang menarik serta fasilitas. Untuk memudahkan wisatawan yang berkunjung.

“Terpenting, bagaimana kita mengemas paket-paket yang ada di sini yang bisa terkoneksi dengan beberapa tempat-tempat bisa kita kunjungi,” ujarnya. 

Menurut Gubernur, masih banyak hal-hal yang memang perlu dibenahi. Untuk memperindah tempat ini, nanti dikomunikasikan dengan Dinas Pariwisata kabupaten dan provinsi.

Gubernur pun bercerita tentang pengalamannya bermain jetski sebelum acara launching dimulai. Ia pun tak dapat menyembunyikan rasa takjubnya dan sensasi mengendarai jetski di sungai, yang arusnya sangat deras. 

“Saya coba bermain jetski dan memang belum tahu medan. Ternyata arusnya di sana (Hulu) dan yang saya bonceng berat jadi terbalik. Saya sudah sah menjadi warga Lumbis Pansiangan karena sudah tercebur di sungai,” ungkap Gubernur.

Gubernur Zainal berpesan untuk selalu mempertahankan kebiasaan tersebut. “Masyarakat begitu akrab, ramah dan bertata krama yang baik. Nanti untuk pengembangan tempat wisata ini, saya harapkan masyarakat di sini bisa memperlihatkan pada turis-turis. Bahwa masyatakat Indonesia itu sopan-sopan, ramah-ramah dan kekeluargaan sangat kental,” bebernya. (el.r/dkisp-kaltara)