TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan siap melaksanakan instruksi Pemerintah Pusat untuk menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3. 

Penerapan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, untuk seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan dalam mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru. Penerapan PPKM Level 3 nanti direncanakan terlaksana mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Wali Kota Tarakan Khairul menilai, kebijakan itu sebagai upaya Pemerintah Pusat mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga. Karena itu, Pemkot Tarakan turut mendukung. 

“Karena itu instruksi pusat, kita jalankan saja. Tapikan seminggu saja, mudah-mudahan kasus terkendali,” harap Khairul, Sabtu lalu (20/11).

Ia menilai, tidak terlalu banyak aturan yang berubah dalam penerapan PPKM Level 3 nanti. Hanya terkait syarat perjalanan yang kembali diperketat. “Yang sebelumnya sudah antigen, bisa saja diterapkan PCR,” tuturnya. 

Selain itu, kemungkinan selama seminggu nanti, Pemkot Tarakan bakal melarang sementara waktu dilaksanakannya kegiatan kompetisi. Jika melihat kondisi perkembangan Covid-19 di Kota Tarakan, saat ini cukup terkendali. Khairul berharap Bumi Paguntaka bisa masuk PPKM Level 1. 

Sementara itu, vaksinasi massal terus digencarkan di Kota Tarakan. Seperti yang kembali dilakukan Badan Intelejen Daerah (Binda) Kaltara, Senin (22/11). Vaksinasi massal yang difasilitas Binda Kaltara di SDN 018 Karang Rejo, disambut antusias warga. Disiapkan 1.200 dosis, masing-masing 1.000 dosis vaksin Sinovac dan 200 dosis vaksin jenis Pfizer.

“Ternyata animo masyarakat yang kelihatan siang ini (kemarin, Red) kurang lebih 2 ribu orang. Laporan yang saya terima, yang sudah vaksin sekarang lebih 1.000 masyarakat,” ujar Kepala Binda Kaltara Brigjen TNI Andi Sulaiman. 

Melihat antusias masyarakat yang besar, Sulaiman menginstruksikan jajarannya untuk membuka pelayanan hingga seluruh masyarakat yang datang divaksin. “Kalau perlu sampai malam, jadi jangan ada masyarakat dikecewakan karena sudah datang tapi waktunya habis,” tegasnya. 

Dalam seminggu lalu, Binda Kaltara telah merealisasikan 5 ribu lebih dosis vaksin. Jumlah itu bertambah, karena Binda Kaltara kembali melaksanakan vaksinasi di SDN 018. Selain di Tarakan, ke depan pihaknya berencana melakukan vaksinasi di beberapa daerah lainnya. Seperti direncanakan pada Selasa (23/11) melaksanakan vaksinasi di Sebatik. Termasuk di Sajau, Kabupaten Bulungan untuk dosis kedua dan Malinau dan Tanjung Selor.(mrs/uno)