NUNUKAN – Selama berada di Krayan, Kabupaten Nunukan, tiga hari menggugah selera Ketua TP PKK Kalimantan Utara (Kaltara) Hj Rachmawati Zainal. Khususnya, sajian hidangan yang disuguhkan untuk rombongan.

Usai membuka kegiatan pembinaan bagi TP-PKK di Desa Lembudud, Kecamatan Krayan Barat, Rabu lalu (17/11). Ketua TP PKK Kaltara melihat hasil kerajinan produk lokal.

Rachmawati diperkenalkan menu tradisional yang disediakan. Salah satu sajian yang menarik perhatiannya ketan yang dimasak dalam kantong semar. Tak hanya itu, nasi yang berasal dari beras Krayan yang berwarna juga menarik perhatiannya.

“Ini nasi yang berbagai macam warna. Ada merah, putih, hitam. Yang jelas ini benar-benar dari beras organik dan sehat. Rasanya tidak seperti beras biasa, beras merahnya biasanya keras. Tapi yang ini rasanya seperti beras putih,” jelas Rachmawati.

Melihat sajian masakan, yang disajikan dominan sayur-sayuran. Seperti umbud kinangan, jamur/ keceb, dan sayur tengayen.

“Saya takjub ketika datang ke Krayan. Begitu saya dijamu makan, jangan heran terdapat beberapa jenis sayur-sayuran, bukan ikan atau daging,” ungkapnya.

Rachmawati memuji kesehatan masyarakat di perbatasan ini. Karena asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari kaya serat dan alami.

“Lauknya lebih banyak sayuran daripada ikan. Makanya kalau kita ke Krayan disuguhkan dalam satu menu ada lima jenis sayuran. Jadi itulah sebabnya kenapa orang Krayan sehat-sehat,” pujinya.

Ia juga menunjukkan nasi yang dibungkus dengan daun. Nasi yang biasa disebut penduduk lokal ‘luba laya’ atau nasi lembek ini bertekstur lembut, menyerupai lontong ini berbau harum karena dibungkus daun.

“Ayo ke Krayan. Kita akan melihat keunikan dari segi makanan dan adat budayanya,” ajak Rachmawati. (ahy/dkisp-kaltara)