TARAKAN - Sepeda motor terparkir di depan rumah, namun tidak berselang lama, warga Jalan Lestari RT 03, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Barat sudah dibawa kabur pencuri, pada 13 November lalu, sekitar pukul 10.00 Wita. 

Dari pengakuan pemilik sepeda motor, memang lupa mengunci stangnya, usai tiba di rumah. Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi melalui KBO Ipda Sri Djayanti mengatakan, korban baru pulang ke rumah menggunakan sepeda motor. Usai parkir depan rumah, korban masih merasa aman. Karena kondisi saat itu siang hari, sehingga langsung masuk ke dalam rumah.

“Pas korban mau jalan, habis istirahat di dalam rumah, sekira pukul 15.00 Wita. Korban sudah tidak melihat lagi motornya di depan rumah,” terang Sri, Jumat (19/11).  

Saat itu korban langsung mencari sepeda motornya di sekitar rumah. Namun setelah memastikan motornya sudah tidak ada, ia lantas melaporkan kehilangan ke Polres Tarakan. Motor korban yang hilang berwarna hitam dengan nomor polisi KU 2681 GW dan nomor rangka MHIJF2123JK543317. 

“Setelah itu kami tindaklanjuti dan menangkap diduga pencuri berinisial JN di rumahnya, sekira pukul 22.30 Wita. Sehari setelah membawa kabur motor korban,” ungkapnya. 

Dari pengakuan tersangka, modus yang digunakan dengan cara menggeser sepeda motor korban. Lalu mendorong hingga kondisi dipastikan aman. Selanjutnya, JN menyalakan mesin motor korban dengan menggunakan kunci sepeda motor yang masih menempel. Saat beraksi, JN hanya seorang diri dan rencananya motor akan digunakan sebelum dijualnya. 

“Tempatnya korban ini sepi, jadi memudahkan tersangka. Melihat ada kesempatan, situasi sepi, kunci motor menempel, JN langsung beraksi. Motor korban digeser dulu dengan cara didorong, terus dinyalakan agak jauh dari rumah korban,” bebernya.

Tersangka disangkakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. “JN bukan residivis, pengakuannya baru pertama kali ini mencuri. Tapi, kami masih lakukan pengembangan lagi,” ujarnya. (sas/uno)