TANJUNG SELOR – Pertanian menjadi salah satu sektor dalam penguatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Mengingat, luasan lahan pertanian di Kaltara cukup melimpah.

Sektor pertanian pun mendukung program pangan lokal, yang selama ini digaungkan Pemprov Kaltara. Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan mengatakan, Pemprov terus mendorong terwujudnya peningkatan di sektor pertanian. Khususnya di tengah pandemi Covid-19, hanya sektor pertanian yang mampu bertahan dan bisa menjadi penopang kehidupan masyarakat. 

“Kaltara dapat ditopang oleh sektor pertanian, meski dalam kondisi seperti saat ini. Jika sektor pertanian terus ditingkatkan,” tutur Yansen, Rabu (17/11).

Penguatan sektor pertanian dilakukan, karena masyarakat banyak bergerak di bidang pertanian. Bahkan sektor yang paling tinggi mempengaruhi masyarakat adalah pertanian. Terbukti  saat sektor lain mengalami penurunan, sektor pertanian malah terjadi peningkatan. 

“Bisa dilihat, saat orang memutuskan hubungan kerja di sektor industri lain, sektor pertanian membutuhkan tenaga kerja,” terangnya.

Bahkan, Gubernur Kaltara sempat mewacanakan dibentuknya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak khusus di bidang pertanian. Di mana fungsinya, meningkatkan sarana infrastruktur pertanian. Agar bisa membantu kualitas hasil produksi. Meski dalam prosesnya membutuhkan waktu yang lama, Pemprov Kaltara juga memiliki solusi lain. Dengan menggunakan BUMD yang sudah ada.

“Kalau bentuk baru, butuh waktu. Tapi yang utama, bagaimana kita semua bertumpu pada kekuatan, pertanian dan pangan,” tutupnya. (fai/uno)