TIDENG PALE – Pembangunan pusat pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tana Tidung (KTT) merupakan kegiatan tahun jamak 2022-2024. Pembangunan puspem pun masuk skala prioritas pemerintah daerah.

“Kita beri namanya pembangunan kota baru terpadu mandiri,” ujar Bupati KTT Ibrahim Ali, ditemui usai rapat paripurna di kantor DPRD, Senin (15/11).

Menurut Ibrahim, desain rencana pembangunan nantinya bukan hanya kantor Bupati. Tetapi ada kantor DPRD, bidang olahraga, kesenian termasuk instansi vertikal akan digeser ke puspem. Bertujuan agar ada kota baru terfokus di puspem, karena lahannya luas.

Tetapi tahun ini melihat efisiensi anggaran dan masa jabatan kepala daerah sangat pendek. Maka berdasarkan Permendagri 93 berbunyi, skema penganggaran harus melalui tahun jamak. Dalam mengefisiensi anggaran, jika menggunakan parsial tidak akan terselesaikan. Karena pertimbangan waktu dan lain hal.

“Makanya skema tahun jamak inikan pekerjaan yang dikerjakan lewat satu tahun. Bukan hanya sampai 12 bulan dan harus kita kejar. Karena masa kepemimpinan kepala daerah hanya 3 tahun 8 bulan,” tutur Bupati.

Sementara, janji-janji politik yang telah terprogramkan harus bisa terpenuhi. Salah satu kewajiban dan ada regulasi yang mengatur dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Agar ada pembahasan antara legislatif dan eksekutif, sebelum mencapai kesepakatan.

Selain Puspem, yang masuk dalam item pengerjaan tahun jamak berupa bidang kesehatan. Program KTT Sehat, merupakan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Mencakup program percepatan penanganan angka stunting, konseling pra nikah, pemberian vitamin dan makan tambahan.

Selanjutnya, bidang pendidikan dengan program KTT Pintar. Berupa beasiswa pendidikan, program satu guru satu laptop, perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik dari tingkat SD-SMP, serta taman baca integratif tiap desa. (*/mts/uno)