TARAKAN - Sejak membuka kantor di Kalimantan Utara (Kaltara) pada 2016 lalu, untuk pertama kalinya Unit Progam Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Tarakan melaksanakan wisuda daerah.

Sebanyak 361 mahasiswa mengikuti acara kelulusan yang berlangsung virtual, Sabtu lalu (6/11). Hanya beberapa mahasiswa hadir secara langsung, untuk mengikuti proses wisuda. 

“Ini pertama kali wisuda daerah, dari semua fakultas yang ada,” terang Direktur UPBJJ-UT Tarakan Rahmadian. 

Rata-rata mahasiswa UT berstatus pekerja. Akan tetapi, pihaknya juga membuka diri jika ada lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) ingin langsung melanjutkan kuliah di UT.   

Di Kaltara, mahasiswa UT tersebar hingga ke pelosok. Karena pihaknya menerapkan pola pembelajaran jarak jauh. Sehingga memegang prinsip menjangkau mahasiswa hingga pelosok. UT menyiapkan beberapa metode pembelajaran. Di antaranya tutorial tatap muka, dimana dosen yang mendatangi mahasiswa dengan membentuk kelompok belajar di suatu wilayah. 

“Seperti contohnya di Krayan ada kelompok belajar. Di sana jaringan masih belum maksimal, belum bagus dan kita yang ke sana,” tuturnya. 

Antusias masyarakat Krayan melanjutkan perguruan tinggi di UT juga cukup bagus. Ada 20 mahasiswa yang menjadi peserta Ujian Akhir Program (UAP) dan telah menyelesaikan.

Selain Kecamatan Krayan, ada beberapa daerah pelosok lainnya yang juga menerapkan pola pembelajaran sama. Karena letak geografis dan terkendala jaringan. Seperti di Kayan Mentarang. Akan tetapi, pihaknya berupaya mencarikan solusi sehingga dapat terlayani. 

“Karena mahasiswa kita ini memang luas jangkauannya, tersebar sampai pelosok. Untuk UT tetap melayani maksimal dalam proses pembelajaran,” ungkapnya. 

Dibeberkan, jumlah mahasiswa di Kaltara yang terdaftar di UT mencapai 6 ribu orang. Yang melakukan registrasi di 2021 hampir 5 ribu mahasiswa. (mrs/uno)