TARAKAN –Selama pandemi Covid-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), meniadakan sementara pelayanan penukaran uang.

Namun, seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Tarakan Level 3. Pihaknya menjadwalkan membuka lagi pelayanan penukaran uang di bulan ini. 

Insya Allah,bulan ini akan dibuka lagi. Kita sudah dapat surat edarannya untuk membuka lagi. Disesuaikan dengan level PPKM. Di beberapa kantor Bank Indonesia di daerah sudah mulai buka,” terang Kepala KPwBI Kaltara Tedy Arief Budiman, Jumat lalu (5/11).

Layanan penukaran uang dibuka bagi masyarakat, yang ingin menukarkan uang logam menjadi uang kertas. Termasuk uang yang tidak layak edar atau rusak, atau uang yang sudah ditarik peredarannya. Karena sudah habis masa berlakunya. 

Menurut Tedy, masyarakat yang ingin menukarkannya bisa melalui bank-bank umum. Uang yang tidak layak edar setelah ditarik dari bank-bank umum, akan dimusnahkan oleh Bank Indonesia. 

Uang yang masuk kategori tidak layak edar yang bisa ditukarkan, terpenting kondisi uangnya masih utuh di atas 66,6 persen atau 2/3 dari kondisi uang tersebut. Pihaknya memiliki alat ukur yang bisa mendeteksi tingkat kerusakan uang. (mrs/uno)