TANJUNG SELOR - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Berdasarkan data yang diterima, ada 17 OPD belum memiliki pimpinan definitif. Untuk itu, Pemprov Kaltara terus mempercepat pembahasan seleksi terbuka.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, yang dikonfirmasi media ini mengatakan, seleksi terbuka akan dilaksanakan November ini. Sesuai yang disampaikan sebelumnya bahwa pihaknya mempersilakan peserta dari luar lingkup Pemprov Kaltara ikut serta dalam seleksi terbuka itu.

"Seleksi bulan ini. Sedang kita rapatkan. Ditunggu saja pengumumannya," Kata dia, Sabtu (6/11).

Ia mengungkapkan, sumber daya manusia (SDM) di lingkup Pemprov Kaltara banyak yang memiliki kompetensi. Untuk itu, ia meminta mereka untuk ikut dalam seleksi terbuka. "SDM di Kaltara banyak orang pintar dan saya menginginkan mereka," ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Suriansyah menerangkan, pembahasan seleksi ini terus dilakukan. Sebab,berdasarkan instruksi Gubernur Kaltara, seleksi terbuka dilaksanakan dan diumumkan bulan ini. Maka dari itu, pihaknya terus mengejar pembahasannya.

"Untuk seleksi terbuka masih dalam pembahasan. Rapat dilakukan antara Pemprov Kaltara dan tim panitia seleksi," terangnya.

Hingga kini, ia belum menetapkan ketua panitia seleksi untuk seleksi terbuka. Bahkan  persyaratan peserta seleksi pun juga belum dibeberkan. "Persyaratannya itu ditentukan dan disepakati oleh tim. Kita masih akan bahas dengan tim seleksi," ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, panitia seleksi yang akan menentukan apa saja persyaratannya. Bahkan secara detailnya. Namun  yang sudah diketahui bersama, bahwa dalam satu jabatan, minimal ada 3 pelamar. Hal itu sudah menjadi aturan dalam seleksi terbuka.

"Jika tidak sampai 3 pelamar, bisa diperpanjang atau yang ada dulu dilaksanakan seleksi," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov Kaltara juga telah melantik 26 pejabat di lingkup Pemprov Kaltara untuk jabatan eselon II b. Beberapa didefinitifkan dari jabatan sebelumnya yaitu Plt. Kemudian beberapa mendapatkan jabatan baru. Serta ada juga yang tidak bergeser dari jabatannya. (fai/har)