TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memberikan tanggapan terhadap pandangan umum dari fraksi-fraksi di DPRD KTT, dalam rapat paripurna, Jumat pagi (5/11). 

Semua masukan yang termuat dalam pandangan umum fraksi, merupakan bentuk dukungan yang sangat berharga. Untuk penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KTT Tahun 2022. 

APBD KTT Tahun 2022 diperkirakan terjun bebas. Dikarenakan negara sedang fokus pada upaya penanganan pandemi Covid-19. Hal itupun berimbas ke daerah, dengan terjadi pengurangan atau penurunan dana transfer dari pusat. Termasuk Dana Desa yang bersumber dari APBN mengalami penurunan. 

“Ini saya kira bukan hanya terjadi di daerah kita, tetapi hampir semua kabupaten dan kota di Kaltara,” ungkap Wabup KTT Hendrik. 

Pemerintah daerah, kata Hendrik, pada prinsipnya bersedia menerima kritikan dan masukan yang membangun demi kemajuan KTT. Termasuk saran dan bentuk kontrol dari lembaga legislatif. 

Selain itu, persoalan infrastruktur. Pemerintah daerah terus bekerja dengan maksimal, membangun sesuai kemampuan anggaran yang ada. Upaya pemerataan pembangunan sampai tingkat desa salah satu prioritas pemerintah daerah. “Prinsipnya, pemerintah daerah dalam hal membangun tetap mengedepankan asas tepat guna dan manfaat,” ungkap Hendrik. 

Pada bidang informasi publik, pemkab berupaya merealisasiakan program KTT Digital. Meliputi digitalisasi birokrasi dan pelayanan publik bagi desa atau wilayah remote area.
Sementara bidang pendidikan, pemkab menekankan agar kualitas pendidikan terus ditingkatkan. Metode inovasi pembelajaran tetap selaras dengan perkembangan zaman. (*/mts/uno)