TARAKAN –Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan menambah layanan baru. Mulai pekan ini, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) telah membuka klinik bedah onkologi.

Klinik ini khusus melayani bedah untuk penyakit tumor. Seperti tumor payudara, tiroid, jaringan lunak dan kulit. “Kita mengkhususkan pelayanan terhadap bidang itu,” ujar dr Arif Kurniawan kepada awak media, Kamis (4/11).

Dibukanya klinik ini, menurut Arif, karena melihat insidensi dari penyakit tersebut cukup banyak. Khususnya tumor payudara, yang bisa menyebabkan kematian pada wanita nomor dua setelah kanker serviks. 

“Jadi perlu kita punya pelayanan yang bagus, untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit tumor. Ini merupakan pelayanan satu-satunya di Tarakan khususnya di Kalimantan Utara,” tuturnya.

Di pelayanan ini, pasien tidak hanya bisa berkonsultasi dengan dokter ahli maupun melakukan bedah. Tapi juga dapat menjalani kemoterapi.

Layanan kemoterapi, diakui Arif, banyak dibutuhkan masyarakat Tarakan dan Kaltara pada umumnya. “Masyarakat tidak perlu lagi ke luar Kaltara. Seperti ke Samarinda dan Balikpapan untuk kemoterapi, cukup bisa di Tarakan,” pesannya.

Terkait dukungan sumber daya manusia dan peralatan pelayanan, Arif memastikan sudah siap. Mulai dari dokter spesialis bedah onkologi, perawat hingga peralatan kemoterapi.

“Sudah lengkap dan semua memenuhi standar SOP, tinggal kita nanti meminta izin dari BPJS (Kesehatan) untuk segera dibuka layanan ini,” tuturnya.

Layanan kemoterapi ini bisa digunakan bagi masyarakat peserta JKN-KIS, karena ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Termasuk peserta yang ikut asuransi kesehatan. Karena layanan baru dibuka beberapa hari, Arif mengakui belum begitu banyak pasien yang berkunjung. “Pelayanan kemoterapi yang sangat dibutuhkan sebaiknya memang langsung segera dibuka. Agar masyarakat bisa segera dapat layanan kemoterapi,” imbaunya.

Penyakit tumor, khususnya tumor ganas, jika tidak ditangani lebih awal. Akan berkembang menjadi lebih besar dan mengancam kesehatan masyarakat. “Tumor ganas bisa menyebar ke otak, hati dan paru-paru. Tentunya inikan berbahaya,” tuturnya. (mrs/uno)