UJI coba Alat Pemberi Isyarat (API) lampu lalu lintas di pertigaan Jalan Yos Sudarso dan Jalan DR Soetomo, Kelurahan Karang Balik, dilakukan petugas gabungan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan, Kamis (4/11).

Pantauan media ini, masih banyak pengendara roda dua maupun roda empat yang baru mengetahui API telah berfungsi. Bahkan pengendara ada yang masih melanggar, dengan memutar balik kendaraan tepat di pertigaan API. Tapi, petugas hanya memberikan teguran dan sosialisasi terkait pengoperasian API lalu lintas.

“Saya sempat rem mendadak juga. Soalnya pas saya lihat lampu merah menyala. Padahal sebelumnya belum aktif. Saran saya, pasang rambu dilarang putar balik,” singkat pengendara roda dua, Muktadir.

Staf BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Bagus menjelaskan, uji coba API lalu lintas ini untuk memberikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan dan pejalan kaki pada saat menyeberang. Pasalnya, pertigaan di Kelurahan Karang Balik ini sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

“Kalau sebelumnya pengaturan simpang belum ada, jadi banyak kendaraan yang tidak saling mengalah. Diharapkan arus kendaraan bisa lebih lancar dan aman bagi pengendara dan pejalan kaki,” harapnya.

Pelaksanaan uji coba API lalu lintas rencananya akan dilakukan selama sepekan, sejak kemarin. Di hari pertama, masih banyak ditemukan pengendara yang belum mengetahui sudah berfungsinya API lalu lintas. Namun, selama simulasi masih berupa sosialisasi dan belum ada penindakan.

“Masih banyak masyarakat yang belum tahu. Nanti, akan kami sosialisasikan juga melalui media sosial,” tuturnya.

Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Rully Zuldh Fermana melalui Kaur Bin Ops Ipda Imran menambahkan, sepanjang pelaksanaan uji coba akan diawasi Dinas Perhubungan Tarakan dan Satuan Lalu Lintas. Mesti Jalan Yos Sudarso merupakan jalan nasional dibawah BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara.

“Ini masih sosialisasi. Walaupun masih ada sebagian yang harus diperbaiki dan dibenahi. Ada rambu yang belum terpasang, seperti rambu larangan berbalik arah. Sudah kami sampaikan ke BPTD, termasuk di sebelah bengkel nanti ada rambu dilarang parkir,” ungkapnya.

Penempatan API lampu lalu lintas ini, memang sudah waktunya terpasang di pertigaan Karang Balik. Termasuk di pertigaan Sebengkok, yang merupakan jalur padat kendaraan dan rawan kecelakaan.

Imran menegaskan, belum melakukan penindakan hukum atau penilangan. Kemungkinan sosialisasi akan berlanjut hingga sebulan, untuk memastikan masyarakat bisa paham aturan yang baru dan semua rambu sudah terpasang.

Penempatan polisi lalu lintas juga akan tetap ada di sekitar pertigaan Karang Balik, hingga masa uji coba selesai. (sas/uno)