TANJUNG SELOR –Provinsi termuda di Indonesia akan genap berusia 9 tahun, pada 25 Oktober nanti. Perayaan HUT Provinsi Kaltara sebelumnya diperingati pada 24 April tiap tahunnya. 

Akan tetapi, Hari Jadi Kaltara pun diubah seiring disahkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara pada 25 Oktober setiap tahunnya. 

Menyambut HUT Kaltara ke 9 tahun, Gubernur Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum secara resmi merilis logo HUT Kaltara terbaru. Logo HUT Kaltara yang baru berbentuk burung khas Kalimantan, yakni Burung Enggang. 

“Karena burung ini melambangkan kesejahteraan, kemakmuran, kekuatan, kesuksesan, ketegasan dan kejujuran,” ujar Gubernur, Kamis lalu (21/10).

Dengan logo tersebut, Gubernur berharap, seluruh elemen masyarakat Kaltara dapat memaknai sesuai filosofinya. Sehingga dapat menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Kaltara.

“Logo baru ini, semoga membawa perubahan besar bagi Kaltara. Sehingga menjadi semangat baru untuk kita semua dalam mewujudkan Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,” harap Gubernur.

Gubernur mendoakan, agar provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia ini dapat segera terbebas dari pandemi Covid-19. Sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kaltara turut serta dalam membangun provinsi termuda ini. Sehingga mampu mempercepat pembangunan infrastuktur di Kaltara," tuntasnya. (dkispkaltara)