TARAKAN- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana membangun sarana transportasi berkelas dunia.  Rencana Pemprov tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT China State Construction Overseas Development Shanghai. Tujuannya dengan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor.

Penandatanganan MoU dilakukan Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum nantinya akan melakukan pembangunan pelabuhan dan bandar udara (bandara) di Tanjung Selor. “Jadi, penandatanganan MoU ini memang untuk mempercepat pembangunan di Kaltara. Targetnya kerja sama dengan PT China Construction ini sudah bisa berjalan tahun depan,” jelas Gubernur usai penandatanganan MoU, Rabu lalu (20/10).

Dalam MoU ini tertuang kerja sama pembangunan pelabuhan dan bandara. Diakui Gubernur, setelah penandatanganan MoU, Pemprov Kaltara akan mencarikan lahan yang tepat untuk pembangunan pelabuhan dan bandara tersebut. “Lokasinya masih kita tinjau, baik pengembangan pelabuhan dan bandara. Yang jelas kita upayakan jangka panjang,” harap Gubernur.

Gubernur memastikan, nantinya pembangunan bandara dan pelabuhan hasil kerja sama dengan perusahaan kontruksi asal Tiongkok tersebut. Akan terkoneksi dengan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internsional (KIPI) di Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. “Nanti kita carikan lahan yang pas. Karena kita mau bandaranya dapat terkoneksi langsung dengan KIPI,” tuntasnya. (adpim/dkisp-kaltara)