TANJUNG SELOR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat hingga 30 September lalu, dana desa di Kaltara sudah tersalurkan Rp 367,44 miliar atau 73,04 persen. 

Penyaluran dana desa tersebut di regional Kalimantan, Kaltara menjadi yang tertinggi. Bahkan, di tingkat nasional Kaltara masuk dalam progres yang cukup baik. “Ini merupakan kebanggaan kita. Mudah-mudahan kita benar-benar menyesuaikan penyaluran dana desa dengan baik dan tepat waktu, dalam penanganan pandemi Covid-19 di desa,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kaltara Nazuar, belum lama ini. 

Menurut Nazuar, sebanyak 343 desa dari 447 desa di Kaltara telah menyalurkan dana desa Non BLT tahap II. Sedangkan dana desa Non BLT tahap III mulai disalurkan untuk 30 desa di Kabupaten Bulungan.

“Bulungan menjadi yang pertama dan kita harapkan bisa disusul kabupaten lain,” tuturnya. Nazuar mengatakan, anggaran dana desa bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa. 

Adanya dana desa tersebut, dapat meningkatkan pelayanan publik di desa, mengentaskan kemiskinan, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antardesa. Pemerintah mengupayakan tindakan untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. (*/nnf/uno)