TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan lakukan mutasi terhadap pejabat eselon II dan terjadi pergeseran jabatan. Mutasi jabatan dilakukan Bupati Bulungan Syarwani terhadap 13 pejabat, kemarin sore (18/10). 

Pasca mutasi ini, diakui Syarwani, pemkab masih harus lakukan seleksi terbuka untuk lelang jabatan tinggi pratama. Untuk 11 jabatan eselon  II yang kosong, baik karena pejabat sebelumnya pensiun maupun terkena mutasi. 

Bupati telah meminta kepada Sekretaris Kabupaten (Sekkab), untuk segera menyiapkan percepatan pelaksanaan seleksi terbuka pada bulan ini juga. Percepatan tersebut sesuai arahan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). 

Pasalnya, pemkab telah mengirimkan surat kepada KASN agar dapat rekomendasi melaksanakan seleksi terbuka. KASN sebelumnya menisyaratkan, agar hasil mutasi dilantik terlebih dahulu. Kemudian hasil dari pelantikan dilaporkan ke KASN dalam bentuk berita acara. 

“Kita umumkan secara terbuka untuk seleksi itu, Insya Allah bulan ini juga,” ujar Syarwani. 

Dalam seleksi terbuka untuk lelang jabatan tersebut, pemkab memperbolehkan peserta dari luar Bulungan. Proses mengikuti lelang jabatan pun tentu ada syaratnya. Seperti minimal pegawai yang ikuti seleksi sudah eselon III. Sebab terdapat penjenjangan untuk bisa eselon II. 

Satu jabatan akan diisi tiga pendaftar. Sehingga jika diakumulasi ada 33 orang bisa ikuti seleksi terbuka, untuk mengisi 11 jabatan yang kosong. Jabatan yang kosong saat ini untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Disparpora, Dinas Perikanan, DPKAD, DLH dan Satpol PP. Termasuk DPMD yang tahun ini memasuki masa pensiun. 

“Beberapa jabatan lainnya yang juga kosong, seperti BKPSDM, Diskominfo, Dishub, dan Disperindagkop. Sementara untuk jabatan kosong akan diisi oleh pejabat yang ditugaskan. Akan ada Plt yang menggantikan sementara, sambil menunggu seleksi terbuka selesai,” tutup Syarwani. (fai/uno)