TIDENG PALE – Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) merupakan alat kelengkapan DPD RI yang bersifat tetap. Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri, yang merupakan perwakilan Kaltara, berkunjung ke Kabupaten Tana Tidung (KTT), Jumat (15/10). 

Kedatangan rombongan pun disambut Bupati KTT Ibrahim Ali. Hasan Basri mengatakan, banyak bantuan sosial yang peruntukan bagi kabupaten kota di Kaltara. Pada awal tahun ini hampir semua kabupaten kota mendapatkan dana perbaikan pasar. 

Seperti di Kabupaten Nunukan, Bulungan dan Kota Tarakan, masing-masing memperoleh bantuan Rp 6 miliar. Untuk Kabupaten Malinau mendapatkan bantuan Rp 4 miliar. “Hanya KTT yang tak dapat. Karena tak ada yang mengurusnya, disebabkan tak ada berkas yang masuk,” tutur Hasan, (15/10). 

Hasan mengapresiasi semangat muda Bupati KTT. Akan tetapi, meski Bupati memiliki semangat tinggi. Jika tidak ditopang dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), maka usaha tersebut sulit mencapai hasil. 

“Bupati tak bisa jalan sendirian. Harus dibarengi dengan kepala dinas yang bisa dan mampu mengimbangi kerja Bupati,” ujar Hasan. 

Menurut Hasan, jika KTT ingin terdepan, harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang kuat, cerdas dan hebat. Adanya usulan yang diajukan pemerintah KTT, untuk tahun 2022 sudah disetujui, tinggal prosesnya. 

“Tapi untuk 2023 nanti akan kita bantu yang belum masuk,” imbuhnya. 

Berkaitan dengan usulan tambahan Dana Desa (DD), kata dia, sudah termuat sesuai regulasi. Jadi, tidak asal menambah tetapi indikatornya berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah. 

“Anggaran desa itu sudah jelas aturannya. Jumlah penduduk dikali jumlah wilayah. Ada aturannya untuk menentukan dana desa, tak sembarangan,” tegas Hasan. (*/mts/uno)