TANJUNG SELOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyelenggarakan entry meeting, sebagai bentuk pemeriksaan Semester II Tahun 2021. Hal itu menindaklanjuti rapat yang terlaksana beberapa waktu lalu. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah, kepala daerah di kabupaten/kota, Ketua KPU Kaltara, Ketua Bawaslu, Kepala BPKAD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta beberapa pihak terkait lainnya. 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah telah mengikuti arahan Gubernur Zainal Arifin Paliwang, dalam mendukung kinerja BPK Kaltara. Untuk melakukan pemeriksaan demi memberi transparansi keuangan.

“Kami sudah diberi arahan, agar mendukung kegiatan pemeriksaan tim dari BPK Kaltara,” ujar Suriansyah. 

Dengan harapan, lanjut Suriansyah, baik dari KPU dan Bawaslu Kaltara serta pihak terkait dapat bekerjasama. Untuk memberikan data dan informasi yang dibutuhkan. Sehingga nanti audit atau pemeriksaan kinerja bisa berjalan dengan baik dan sesuai waktu.

Sekprov meminta kepada seluruh pihak terkait dari tingkat kabupaten hingga provinsi, agar dapat bersinergi dalam memudahkan pemberian data transparansi tersebut. 

Perwakilan BPK RI Arief Fadillah menuturkan, empat kinerja terperinci untuk pemeriksaan mencakup kinerja terinci atas upaya Pemerintah Provinsi Kaltara dan Kabupaten Malinau dalam perencanaan vaksinasi Covid-19. Lalu, pemeriksaan pendidikan vokasi berbasis kerja sama industri dan dunia kerja untuk mewujudkan SDM berkualitas dan bersaing.

Selain itu, ada pemeriksaan kinerja terperinci atas efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) untuk mendorong pengendalian fiskal daerah Pemkab Bulungan. Termasuk audit terperinci atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Pilkada serentak Tahun 2020, untuk KPU dan Bawaslu di Kabupaten Bulungan dan KTT. (saq/dkispkaltara)