TIDENG PALE – Memiliki pendidikan yang bermutu, dapat menjadi kunci terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Hal inipun sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati KTT, Ibrahim Ali-Hendrik. 

Pendidikan bermutu, merujuk  pada pencapian standar pendidikan nasional, khususnya jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sesuai tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. 

Kepala Disdikbud KTT Jafar Sidik mengatakan standar PAUD berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan tindak lanjut pendidikan. “Untuk mengukur pencapaian standar PAUD itu, maka dilakukan pemetaan mutu di setiap satuan pendidikan. Yang disebut sebagai SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal),” jelas Jafar, Selasa (12/10). 

Untuk itu, Disdikbud pun melaksanakan bimbingan teknis penjaminan mutu PAUD. Diharapkan, mutu PAUD dapat dipetakan. Selain itu, kepada seluruh peserta bimtek untuk melengkapi data pokok pendidikan (Dapodik). “Untuk meningkatkan angka partisipasi tersebut, maka siapkan kebijakan minimal setahun PAUD sebelum masuk SD,” ujar Jafar. 

Kebijakan tersebut, merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal. Wajib PAUD 1 tahun pra SD perlu disertai dengan peningkatan mutu lembaga, yang ditandai dengan akreditasi.(*/mts/uno)