TANJUNG SELOR– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang, (12/10), menyerahkan bantuan keuangan (bankeu) kepada partai politik bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Kaltara, yang diberikan pemerintah daerah setiap tahunnya.

Bankeu kepada parpol diberikan secara proporsional kepada partai yang mendapatkan kursi di DPRD Kaltara di pemilihan umum DPRD Kaltara 2019 lalu. “Bantuan keuangan kepada parpol diprioritaskan untuk melaksanakan pendidikan politik bagi anggota partai dan masyarakat. Selain itu, digunakan untuk melaksanakan pendidikan politik, bantuan keuangan, juga digunakan untuk operasional sekretariat partai,” jelasnya.

Kegiatan pendidikan politik berkaitan dengan pendalaman mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, pemahaman mengenai hak dan kewajiban WNI dalam membangun etika dan budaya politik, pengaderan anggota partai secara berjenjang dan berkelanjutan. “Kegiatan pendidikan politik dapat juga berupa sosialisasi dan edukasi kebijakan protokol kesehatan penanganan pandemi Covid-19,” tambah Zainal.

Bantuan keuangan kepada partai politik tingkat provinsi dilaksanakannya dalam dua tahap. Pencairan tahap pertama dilaksanakan di APBD Kaltara tahun anggaran 2021 sebesar Rp 760.694.400 dan pencairan tahap dua dilaksanakan di APBD Perubahan 2021 sebesar Rp 1.739.305.559. “Harapannya partai politik dapat memaksimalkan fungsi partai politik terhadap rakyat melalui pendidikan politik dan pengaderan serta rekrutmen politik yang efektif untuk menghasilkan kader-kader calon pemimpin yang memiliki kemampuan di bidang politik,” tuturnya.

Lanjut pendidikan politik terus ditingkatkan agar terbangun karakter bangsa yang merupakan watak atau kepribadian bangsa, yang terbentuk atas dasar kesepahaman bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan yang lahir dan tumbuh dalam kehidupan bangsa, antara lain kesadaran berbangsa, cinta Tanah Air, kebersamaan, keluhuran budi pekerti, dan keikhlasan untuk berkorban bagi bangsa.

“Pengurus parpol dapat meningkatkan tertib administrasi dalam tata kelola bantuan keuangan, serta mendorong peran aktif partai untuk ikut dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 melalui pelaksanaan pendidikan politik kepada anggota parpol dan masyarakat di wilayah Kaltara,” sambungnya. “Para kader atau anggota parpol agar dapat menjadi pelopor di masyarakat, dalam hal menekan angka penyebaran Covid-19 di Kaltara,” pungkasnya. (kpg/*nnf/dra/k8)