TANJUNG SELOR – Kondisi dermaga apung di Desa Salimbatu, Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan memprihatinkan. Bahkan dermaga tersebut dinilai tidak layak digunakan.

Dari pantauan media, dermaga tersebut tidak pernah mendapatkan perawatan. Lantai dermaga yang licin dan terdapat genangan air. Bahkan jembatan dermaga sudah patah dan tidak bisa digunakan lagi.

Kepala Desa Salimbatu Asnawi mengatakan, terdapat jembatan dermaga yang sudah patah dan tergantung. Kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Pihak desa tidak dapat memperbaiki ataupun mengelola dermaga tersebut lantaran bangunan dermaga masih menjadi aset Pemkab Bulungan.

“Kami belum berani karena itu miliknya pemkab. Perbaikan sangat dibutuhkan, salah satunya untuk jembatannya, karena sudah tenggelam, sudah tidak terbentuk, tertimbun lumpur," bebernya, Sabtu (9/10).

Untuk perbaikan dermaga, pihaknya semat dijanjikan oleh Pemkab Bulungan melalui Dinas Perhubungan. Setelah nantinya diperbaiki, pengelolaan dermaga tersebut akan diserahkan kepada Desa Salimbatu. “Katanya tahun depan diperbaiki, baru diserahkan ke desa. Sudah dijanjikan tahun depan," terangnya.

Terpisah, Bupati Bulungan Syarwani memastikan, perbaikan dermaga akan menjadi agenda prioritas Dishub Bulungan 2022 mendatang. Khususnya untuk pembangunan jembatan dermaga yang kini tak lagi berfungsi. “Mudah-mudahan tahun depan bisa diperbaiki. Kita minta Dishub memprioritaskan bangun kembali pontonnya,” ujarnya.

Syarwani juga memastikan pengelolaan dermaga nantinya diserahkan ke pihak Desa Salimbatu. Agar masyarakat dapat dengan mudah mengelola dan memiliki tanggung jawab bersama dalam merawatnya.

“Dan nanti pengelolaannya diserahkan ke Desa Salimbatu. InsyaAllah tahun depan. Tapi pemda akan melakukan perbaikan baru diserahkan,” pungkasnya. (fai/har)