KERUSAKAN jalan yang masih ditemukan di wilayah Bulungan, disinyalir karena melintasnya kendaraan bermuatan buah kelapa sawit milik perusahaan melebihi kapasitas. 

Dengan kondisi kerusakan jalan, menjadi perhatian bagi pemerintah daerah. Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Bulungan Sunaryo menegaskan, agar pemkab memberikan peringatan kepada perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit. Untuk melihat atau memeriksa muatan truk yang berisikan kelapa sawit, hingga melebih kapasitas.

“Sering kita lihat banyak sekali kendaraan roda empat berupa truk, membawa muatan melebihi kapasitas. Bahkan, muatan yang dibawa pun hingga terjatuh di jalan raya,” terang Sunaryo, Kamis (7/10). 

Menurut politisi Partai NasDem itu, rata-rata ruas jalan di Bulungan ini hanya kelas III. Dengan daya dukung tonase mencapai 5-6 ton. Sedangkan truk pengangkut sawit tidak sedikit yang melebihi tonase sesuai kelas jalan.

“Kami tidak melarang, cuma jangan terlalu berlebihan hingga membahayakan pengendara lain,” tegas Sunaryo. Adanya hal seperti ini, Sunaryo menilai cukup dilematis. Sebab kegiatan ekonomi tetap harus jalan. Di satu sisi perusahaan masih belum banyak yang memiliki jalan khusus, yang diperuntukkan bagi truk-turk pengangkut hasil kelapa sawit. (*/nnf/uno)