TARAKAN - Keamanan dan stabilitas negara menjadi tanggung jawab TNI/Polri untuk bisa menunjang pembangunan.

Dalam upacara HUT TNI ke 76 tahun kemarin (5/10), Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan berpesan, agar TNI bersama Polri bisa menjaga sinergitas dengan pemda, terutama di wilayah Kaltara.

Kaltara sebagai kawasan perbatasan, lanjut Yansen, sangat rawan dengan berbagai masalah. Tidak hanya keamanan negara, maupun berbagai hal yang berkaitan dengan situasi masyarakat. Ditambah wilayah perbatasan masih ada pintu masuk yang rawan dan menjadi hal yang harus disikapi.

“Terkait traffic dan drugs menjadi hal yang harus disikapi di wilayah perbatasan. TNI menjadi andalan kita untuk menjaga perbatasan, sebagai bukti kekuatan negara kita kokoh dan kuat,” tutur Yansen.

Saat ini masih menghadapi pandemi Covid-19 yang cukup memprihatinkan. Namun, TNI/Polri sudah menunjukkan diri dengan melaksanakan tugas bersama menghadapi pandemi dengan pemerintah. Harapannya sinergitas tetap bisa berjalan dengan baik, agar bisa bebas dari pandemi.

Dukungan Pemprov kepada TNI memastikan sudah terealisasi dalam semua bentuk kegiatan yang ada. Mulai dari Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Angkatan Darat, termasuk kepolisian dalam berbagai kegiatan.

Sementara itu, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII Tarakan Laksma TNI Edi Krisna Murti menuturkan peringatan HUT TNI sudah melaksanakan rangkaian kegiatan. Diantaranya bakti sosial, donor darah hingga vaksin kepada pelajar.

“Kita harus bersatu dalam berjuang, agar lepas dari pandemi Covid-19. Kami juga sudah melakukan vaksin kepada ratusan pelajar. Minimal sudah dosis pertama untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Inf Reza Fajar Lesmana menambahkan, penanganan pandemi Covid-19 menjadi salah satu pesan khusus dari Panglima TNI. Pemberian vaksin selama dua pekan, untuk 2.500 warga juga akan dilakukan. Sebagai bentuk peran TNI dalam pembentukan herd immunity.

“Ada program dari pemerintah, untuk bantuan langsung tunai bagi pedagang kaki lima dan warung yang akan segera terdistribusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Kodim 0907 Tarakan mendapatkan 750 paket, untuk masyarakat khusus pedagang kaki lima dan warung yang nilainya sekitar Rp 1,2 juta per orang. Data penerima sudah ditentukan dan tinggal dilakukan pendistribusian dalam waktu dekat. (sas/uno)