TANJUNG SELOR – Taman Kaltara Abadi (TKA) yang berlokasi di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor, masih membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan. 

Pengelolaan taman tersebut kini ditangani Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bulungan. Aset itu sudah disserahkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kaltara, Direktorat Jenderal (Dirjen) Ciptakan Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Selanjutnya, pada Juni lalu Bupati Bulungan menyerahkan kepada DPRKP Bulungan. Sekretaris DPRKP Bulungan Ratna Sari Ningsih mengatakan, pihaknya lakukan penataan zona arena bermain dan tempat berjualan. Mengingat, serah terima aset baru dilakukan pada Juni lalu. 

“Untuk Taman Kaltara Abadi, hingga saat ini belum ada anggarannya sama sekali.  Dimungkinkan tahun 2022 mendatang anggaran khusus pengelolaan taman itu bisa terakomodir,” terang Ratna, Senin (4/10).

Ia mengakui, beberapa titik fasilitas taman masih mengalami kerusakan. Hal itu juga menjadi atensi Pemkab Bulungan. Anggaran pengelolaannya, tengah disiapkan. Pihaknya saat ini, hanya memperbantukan tenaga yang sudah ada. Sambil menunggu anggaran cair. 

Terhadap pengaturan aktivitas di taman tersebut, pihaknya masih menunggu proses perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015, tentang pengelolaan taman dan dekorasi kota.

“Kita mengusulkan penarikan retribusi pemanfaatan taman. Misalnya untuk pelaku usaha atau pemanfaatan lainnya. Kita masih menunggu prosesnya, karena masih di bahas,” ungkap Ratna.

Banyak fasilitas umum di taman itu mengalami kerusakan dan hilang. Dinas terkait diminta untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap taman tersebut. Dengan kondisi kerusakan beberapa fasilitas, membuat tidak nyaman bagi masyarakat saat berada di taman tersebut. (fai/uno)