TANJUNG SELOR – Dibutuhkan komitmen antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), dalam upaya memberantas angka kemiskinan. 

Berkaitan hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara menggelar rapat koordinasi bantuan sosial di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Selasa (28/9). Rakor tersebut dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah yang mewakili Gubernur Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum. 

Suriansyah mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana dalam mengupayakan turunnya tingkat kemiskinan di Kaltara. Koordinasi merupakan hal penting bagi organisasi, untuk mendukung pengelolaan dan perencanaan kerja.

“Kalau kita sebut itu gampang, tapi melaksanakannya berat. Hanya saja, jangan sampai kita berhenti melakukan koordinasi. Banyak manfaat jika kita bisa melakukannya. Bila tak dikoordinasikan biasanya ada kerjaan yang tumpang tindih,” jelas Suriansyah.

Sekprov mengharapkan, niat lurus untuk memberantas kemiskinan bisa merujuk pada kesimpulan. Untuk mendapatkan solusi dalam menangani kemiskinan. Koordinasi dapat terus meningkatkan kemampuan, dalam memanfaatkan teknologi di tengah kondisi pandemi. 

Menurutnya, di zaman yang serba modern, berbagai macam kegiatan sosial dapat dilaksanakan dengan bantuan teknologi informasi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinsos Kaltara Heri Rudiyono menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi sebagai langkah memberantas kemiskinan. 

“Kegiatan hari ini (kemarin, Red) sebagai wadah koordinasi terkait bantuan sosial dan data kemiskinan. Untuk mendukung pengentasan kemiskinan, serta membangun sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah di kabupaten/kota,” beber Heri dalam sambutannya. (saq/c)