TARAKAN – Tim SAR gabungan masih berupaya untuk lakukan pencarian terhadap penumpang Hamzah (34) yang melompat dari KM Safina, Kamis malam (16/9). Hingga sore kemarin (17/9) hasilnya nihil, dengan pencarian di lokasi kejadian diduga tempat melompatnya penumpang, di wilayah perairan Tanjung Pasir. 

Bahkan pencarian diperluas di sekitar 0,5 NM ke arah timur dan barat. Yakni di sekitar perairan jatuhnya penumpang, yang diapit oleh daratan pulau Tarakan dan daerah gusung-gusung dekat Pulau Keciak. “Pencarian masih di seputar lokasi jatuhnya penumpang dulu, belum terlalu kami perlebar,” terang Kepala Kantor SAR Tarakan Amiruddin. 

Tim SAR gabungan pun belum bisa menduga-duga dan menganalisa jika penumpang tersebut masih dalam kondisi selamat. Namun, bisa saja ditemukan selamat, dengan melihat informasi kronologis kejadian di atas kapal, bahwa penumpang itu panik dan langsung melompat. 

“Karena ada kondisi yang mencengangkan di atas kapal. Kita tidak tahu, biasanya kalau naik kapal seperti itu, berarti sudah pintar berenang. Lokasinya juga tidak jauh dari daratan. Bisa jadi, penumpang berenang ke tepian. Tapi masih ada perasaan takut, jadi dia mengamankan diri,” ungkapnya. 

Tim gabungan yang melakukan penyisiran dibantu dari Satrol Lantamal XIII Tarakan. Penyisiran terbagi dalam tiga tim yang melakukan pencarian di dua sektor. Ia mengakui, untuk sektor pertama Basarnas ke wilayah Timur. Kemudian sektor B yang dibantu dari Sat Polair Polres Tarakan menuju ke wilayah barat. 

“Penyisiran juga ke pulau-pulau, sekalian memberikan informasi kepada para nelayan yang melakukan pencarian. Sehingga kalau ada nelayan yang menemukan, akan memberikan informasi kepada Basarnas atau tim lain,” harapnya. (sas/uno)