TARAKAN – Perkara perampokan dan penikaman di salah satu mini market, masih didalami penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan. Namun dalam waktu dekat, kepolisian akan lakukan rekonstruksi ulang.

“Kami masih melengkapi BAP (Berkas Pemeriksaan Acara), rencananya akan lakukan rekonstruksi ulang. Untuk melihat fakta yang terjadi di lapangan,” kata Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi, Jumat (30/7). 

Akan tetapi, belum bisa memastikan lokasi rekonstruksi tersebut. Rencananya ada dua opsi tempat, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau di halaman Mako Polres Tarakan. “Rencananya kami akan menambahkan saksi-saksi yang akan menguatkan dan menjelaskan, berkaitan fakta-fakta di lapangan,” ungkapnya. 

Sudah ada delapan saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan. Salah satunya kasir yang bertugas saat kejadian. Termasuk warga sekitar yang sempat melihat langsung kejadian tersebut. Ditambahkan Aldi, untuk barang bukti berupa speedboat yang digunakan pelaku untuk melarikan diri, sudah diamankan.

Terhadap pemilik speedboat tersebut, pihaknya akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Terlebih saat ini pemilik speedboat masih berada di luar Tarakan. Ia menegaskan, tersangka R merupakan residivis perkara penganiayaan berat. “Tersangka sudah kami periksa dan didampingi oleh PH (Penasehat Hukum),” imbuh Aldi.(sas/uno)