TANJUNG SELOR – Kajian terhadap rencana pemindahan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, masih berproses. Lokasi untuk pemindahan bandara tersebut pun sudah ada. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid mengatakan, sudah lakukan survei lokasi bersama tim. Lokasi tersebut berada dekat Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Pilihan di lokasi itu, merupakan salah satu opsi pemindahan bandara. Dikarenakan lokasinya cukup strategis. “Rencananya di dekat KIPI. Meskipun itu salah satu opsi dan ada beberapa opsi lain. Survei lokasi ini merupakan langkah awal,” jelas Taupan, Selasa (8/6).

Faktor yang mempengaruhi pemindahan, diantaranya terdapat beberapa gedung bertingkat di sekitar Bandara Tanjung Harapan. “Jadi data yang kita kumpulkan, untuk pengembangan dan pemindahan bandara,” terangnya.

Pengembangan bandara yang ada saat ini, terkesan lambat. Apalagi pembebasan lahan menghadapi kendala. “Kita perjuangkan. Jika lobi kita ditanggapi Pemerintah Pusat, maka bisa dapat dukungan,” ujarnya. 

Lokasi dekat KIPI dimungkinkan untuk diprioritas. Ke depan harus ada pesawat besar yang mendarat di Bulungan. Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris mengatakan, kondisi bandara yang ada saat ini kurang representatif. Perlu dilakukan pengembangan atau pemindahan. 

“Saya mendukung jika ada pemindahan bandara. Kita mau landasan yang representatif,” ujar Norhayati. Berkaitan pembebasan lahan, masih belum ada titik terang dari pemilik lahan. 

Meski pemilik lahan sudah mendapatkan surat dari Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor mengenai pembayaran. Namun belum bisa terlaksana. Apalagi pada tahun ini, Informasinya, tahun ini tidak dianggarkan pembebasan lahan tersebut. 

Ia meminta kepada Pemprov Kaltara, agar bisa menganggarkan pada APBD Perubahan 2021 ini atau APBD 2022 mendatang. Sehingga, pembangunan ataupun pengembangan bandara bisa berjalan dan hak masyarakat dibayarkan. (fai/uno)