TARAKAN – Segala upaya dilakukan terhadap tim SAR gabungan, untuk bisa menemukan korban yang diduga terjatuh ke laut, atas nama Sudirman (58). Namun, hingga hari terakhir pencarian, hasilnya pun masih nihil. 

Sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, operasi pencarian terhadap korban akan dilakukan selama 7 hari. Setelah itu, tim pencarian akan melakukan pemantauan. Meski waktu untuk proses pencarian berakhir, tapi personel Basarnas Tarakan masih tetap memantau. 

“Bukan berarti kita tidak melaksanakan pencarian. Tetap kita pantau. Operasi bisa dibuka kembali, jika ada tanda-tanda korban akan ditemukan,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Amiruddin melalui Kasi Ops, Dede Hariana, kemarin (25/5). 

Bahkan, Basarnas Tarakan sudah lakukan koordinasi kepada keluarga korban sebelum ditutupnya operasi pencarian. Pihaknya menerangkan kepada keluarga korban terkait prosedur pencarian. 

“Dari keluarga pun sudah menerima. Kami sampaikan untuk koordinasi, jika ada informasi selama pemantauan, maka harus saling mengabari,” tuturnya.

Bersama tim gabungan dari Polairud Polda Kaltara, Polair Polres Bulungan, Pos TNI AL serta nelayan dan keluarga korban, melakukan pencarian sejauh 7 Nautical Mile (NM). Dengan menyusuri Pulau Bunyu hingga Pulau Baru, Kabupaten Bulungan.

“Ada informasi ditemukan korban di Pulau Baru. Tapi setelah kami kroscek sepi dan tidak menemukan korban,” ungkap Dede. Dari pengalaman selama proses pencarian di laut, lanjut Dede, korban yang diduga tenggelam akan ditemukan di hari kedua dan ketiga. 

Namun di hari keenam dan ketujuh pencarian, peluang ditemukannya korban relatif kecil. Seperti yang diberitakan sebelumnya, 17 Mei lalu Sudirman dinyatakan hilang oleh keluarga. Saat itu, korban tidak mengangkat sambungan telepon yang coba dihubungi istrinya. Personel Basarnas Tarakan yang mendapat laporan pada 19 Mei langsung melakukan pencarian.

Awal korban dinyatakan hilang, setelah nelayan mendapat perahu korban di perairan Pulau Bunyu. Di atas perahu, tim pencarian menemukan hasil tangkapan berupa udang yang sudah mulai membusuk dan tidak menemukan korban hingga saat ini.(sas/uno)