TANJUNG SELOR – Seorang warga Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, dinyatakan hilang di sungai saat akan pergi ke kebun.

Kejadian bermula, kedua orang berjenis kelamin laki-laki (Seldi Apriadi) dan perempuan (Rosalinda) menaiki perahu untuk menyeberangi sungai. Namun di tengah perjalanan, perahu tersebut karam karena kondisi mesin ketinting tidak berfungsi. 

Keduanya sempat terjatuh ke sungai. Namun, hanya Rosalinda yang berhasil selamat. Sementara Seldi Apriadi masih dalam pencarian.

Kepala Seksi Ops Basarnas Tarakan Dede Hariana mengaku, telah menerima informasi dari BPBD Bulungan, adanya perahu yang terbalik. Kejadian itu pada pukul 14.50 Wita, Senin (24/5). 

“Perahu terbalik di pusaran air sungai yang kencang. Mereka akan menyeberangi Sungai Antutan. Satu orang berhasil selamat. Satu orang lainnya, masih dalam pencarian,” terang Dede, kemarin.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bulungan Ali Fatokah membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban.

“Kalau yang hilang ini atas nama Seldi Apriadi. Mereka masih 17 tahun," ujarnya 

Berdasarkan informasi yang diterima warga, kedua orang itu ingin bepergian ke kebun. “Jadi sempat mati mesinnya. Kami juga belum tahu kenapa dan apa penyebabnya,” tutur Fatokah. 

Kondisi sungai yang arusnya deras dan banjir mengakibatkan perahu sempat terombang ambing di sungai. Perahu sempat menempel pada batang pohon. Hingga beberapa saat, sebelum akhirnya perahu terbalik.

“Mereka terbawa arus sungai. Saat perahu terbalik, sempat meminta tolong. Namun tidak ada yang mendengarkan. Setelah beberapa saat, salah satunya selamat,” ujar Fatokah.

Untuk mendapatkan kejadian tersebut dari korban yang selamat, belum bisa diperoleh. Dikarenakan korban tersebut masih dalam kondisi syok. (fai/uno)