TARAKAN – Korban Sudirman (58), yang dilaporkan hilang sejak Senin (17/5) lalu hingga memasuki hari kelima pencarian oleh tim SAR gabungan, belum juga ditemukan. 

Pencarian terhadap nelayan asal Kelurahan Lingkas Ujung, Kecamatan Tarakan Timur, diperluas radius hingga 1 nautical mile (NM). Total radius mencapai 5 nautical mil dari titik pencarian. Tepatnya, tim menyisir di Perairan Pulau Bunyu. Pencarian pun dibantu armada dari Direktorat Polairud Polda Kaltara. 

“Saat ini yang di lapangan menginformasikan masih nihil. Tapi kita tetap optimis mengamati sekitar perairan itu dan juga pinggir-pinggir laut. Memungkinkan korban terdampar di pinggiran-pinggiran bakau ataupun di tengah laut,” terang Kepala Pencarian dan Pertolongan Tarakan Amiruddin melalui Kasi Operasi Dede Hariana, Minggu (23/5). 

Menurutnya, jika sampai hari ketujuh pencarian terhadap Sudirman tidak juga ditemukan. Maka, pihaknya berkoordinasi dengan keluarga korban untuk menutup pencarian. Namun, pencarian akan dibuka kembali jika korban bisa ditemukan.

Istri korban Hj Faiga mengaku, sebelum hilang sempat mencoba menghubungi korban pada Senin (17/5) sore sekira pukul 17.00 Wita. Akan tetapi korban tidak mengangkat handphone tersebut. 

“Aku telpon, tapi tidak pernah memang diangkat handphonenya. Padahal handphone itu aktif terus,” ucapnya, Kamis (20/5) lalu. 

Pada Rabu, ia mendapat informasi dari orang bahwa perahu yang digunakan Sudirman sudah didapat. Akan tetapi, Sudirman tidak ada di perahu tersebut. Karena musibah itu pula, ia terpaksa menunda rencana pernikahan anaknya yang semula dijadwalkan Minggu (23/5). (mrs/sep/uno)