TANJUNG SELOR – Sungai Selor dan Sungai Buaya di Kecamatan Tanjung Selor, sudah waktunya normalisasi direalisasikan. Selain sedimentasi, dua sungai tersebut pun nyaris tertutup tanaman eceng gondok. 

Bahkan, menurut Anggota DPRD Bulungan Mansyah, dengan kondisi nyaris tertutup tanaman mengakibatkan sulit dilalui perahu nelayan.

“Jika dilakukan normalisasi untuk dua anak sungai itu. Akan banyak berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Termasuk nelayan tradisional, apalagi masuk dalam kawasan jalur hijau dan telah diperdakan oleh Pemkab Bulungan,” jelas Mansyah, Kamis (20/5).

Selain itu, proses normalisasi bisa dimanfaatkan sebagai pendukung sektor pertanian dan perikanan. Makanya, pihaknya meminta segera dilakukan penataan terhadap Sungai Selor dan Sungai Buaya.

“Melihat kondisi yang ada, normalisasi harus menggunakan alat berat. Akibat banyaknya sedimen lumpur yang sudah menumpuk menjadi daratan. Sehingga sulit menggunakan tenaga manusia. Dulu pernah dilakukan gerakan pembersihan sungai, tapi hasilnya tidak maksimal,” tutur Mansyah. 

Diharapkan, Pemkab Bulungan dapat bekerjasama dengan Pemprov Kaltara. Untuk mengambil langkah konkret dengan melakukan normalisasi sungai. Termasuk melakukan sosialisasi larangan tidak membangun di sekitar sungai.(*/nnf/uno)